DPR: Kalau Tak Bisa Turunkan Harga, Menteri Harus Ditinjau Ulang

Dibaca: 21673 kali  Rabu, 01 Juni 2016 | 15:11:24 WIB
DPR: Kalau Tak Bisa Turunkan Harga, Menteri Harus Ditinjau Ulang
Ket Foto : internet

JAKARTA - riautribune : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo Jokowi) yang sudah secara tegas mematok bahwa harga daging sapi harus di bawah angka Rp 80.000 per kilogram saat puasa dan lebaran. Namun, dia masih menunggu implementasi janji tersebut di lapangan.

Para menteri yang terkait dengan hal ini, seperti Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno harus bisa mewujudkan pernyataan Presiden itu.

"Janji Jokowi daging sapi harus di bawah Rp 80.000 harus diwujudkan karena yang janji sudah presiden. Kalau menteri enggak ikuti, berarti menteri kurang memperhatikan anjuran presiden. Kalau enggak bisa, menteri harus ditinjau ulang," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Agus mengatakan, harga daging sebenarnya bisa dijual di bawah 80.000 per kilogram. Namun, menjelang bulan puasa dan lebaran, seiring permintaan yang meningkat, banyak oknum yang memainkan harga di pasaran.

Tugas para menteri terkait untuk memastikan stok barang tersedia dan tak ada permainan yang dilakukan oleh oknum tertentu.

"Kita harus beri jaminan kepada rakyat bahwa daging sapi bisa dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat. Kalau tidak ya ada something wrong disitu," ucap Agus.(kmps/rt)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Rabu, 20 September 2017 - 14:54:07 WIB

Momo Gheisa Tiba di Rumah Duka, Isak Tangis Pun Membahana

Veronica Morina Sinaga atau yang dikenal sebagai Momo Geisha, tiba di rumah duka Jalan Kurnia, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, pada Rabu (20/9/2017) sekitar pukul 12.50 WIB. Kedatangan Momo karena mendapat kabar, Sang Ayah Jabonar yang juga wartawan senior di Kabupaten indragiri Hulu Rengat.