Komisi IX Sesalkan Minimnya Sosialisasi UU PPMI

Dibaca: 17302 kali  Selasa, 25 September 2018 | 14:37:43 WIB
Komisi IX Sesalkan Minimnya Sosialisasi UU PPMI
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Anggota Komisi IX DPR RI Nurmansyah E. Tanjung menyesalkan minimnya sosialisasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI) di Provinsi Sumatera Utara. Dari temuan di Sumut, Kepala Syahbandar Belawan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumut tidak mengetahui tentang UU tersebut. Ia pun mendesak Kementerian Ketenagakerjaan untuk mensosialisasikan UU yang disahkan oleh DPR RI pada Oktober 2017 lalu itu.

 

“Kita telah menegur Kepala Syahbandar Belawan dan Kepala Disnakertrans Sumut agar masalah ini segera disosialisasikan. Dan kita segera mendesak Kementerian Ketenagakerjaan agar UU PPMI ini segera dilakukan sosialisasi agar calon atau PMI, khususnya Anak Buah Kapal (ABK) benar-benar terlindungi dan mengetahui bagaimana UU PPMI ini,” jelas Tanjung kepada Parlementaria, saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI dalam rangka pengawasan UU PPMI, di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumut, baru-baru ini.

 

Di sisi lain, legislator Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menyoroti masalah pekerja bongkar muat yang belum terbayarkan sampai hari ini. Bahkan ia sempat marah dengan jajaran Disnakertrans Provinsi Sumut. Menurutnya, dengan pengawasan yang dimiliki Disnakertrans Sumut, seharusnya permasalahan ini dapat diselesaikan.

 

“Apakah Pelindo I sudah membayar upah kepada para pekerja bongkar muat itu. Pekerja mengatakan belum. Apa alasannya belum dibayar, kenapa belum dibayar upahnya sejak tahun 2016?” tandas Tanjung dengan nada kesal. Untuk itu, ia mengusulkan kepada Disnakertrans Sumut untuk segera membuat laporan tertulis untuk disampaikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

 

Menurutnya, jika Pelindo I belum membayar upah kepada para pekerja itu, Kemenaker melalui Komisi VI DPR RI bisa memanggil Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menegur agar hak-hak para pekerja ini bisa dilaksanakan. “Itu salah satu hasil temuan Kunspek kita.

 

Walaupun Kunspek ini membahas soal PPMI, tapi dalam diskusi ternyata kita menemukan bahwa ada kasus yang sudah terjadi sejak tahun 2016 sampai sekarang masih belum tuntas. Hasil Kunspek ini pasti akan kita follow-up saat kita Raker dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Kita akan mendesak Menaker untuk segera menindaklanjuti hasil temuan ini, supaya hak-hak para pekerja itu benar-benar bisa didapatkan sesuai dengan UU,” tutup politisi dapil Jabar V ini. (dpr)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas