Bamsoet: DPD Golkar DKI Diancam

Dibaca: 23170 kali  Selasa, 02 Juli 2019 | 14:20:14 WIB
Bamsoet: DPD Golkar DKI Diancam
Ket Foto :

JAKARTA -- riautribune : Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Bamsoet menyebut pencabutan dukungan DPD Partai Golkar DKI Jakarta terhadap dirinya lantaran mendapat ancaman dari pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Rizal Mallarangeng.

 

 

"Saya kasihan sama adik-adik saya di DKI karena diancam Plt sehingga terpaksa mereka melakukan hal itu," kata Bamsoet, di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (2/7).

 

Sejumlah DPD Partai Golkar dari sejumlah daerah hari ini memberikan dukungan kepada Bamsoet untuk maju menjadi ketua umum Partai Golkar.  Ia mengapresiasi dan menerima dukungan-dukungan tersebut dengan baik. Bamsoet berharap ancaman yang dilakukan Plt tidak terjadi lagi di kemudian hari.

 

"Buat saya sih tidak masalah yang penting bukan verbalnya tapi hati nuraninya. Karena pada saat pemilihan nanti kan nanti tertutup walaupun dukungan-dukungan di situ penting untuk kita mengukur sejauh mana kita dibutuhkan," jelasnya.

 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta menegaskan mencabut dukungan bagi Bambang Soesatyo (Bamsoet). DPD Golkar DKI Jakarta pun menegaskan dukungannya bagi Ketua Umum Golkar saat ini, Airlangga Hartarto.

 

"Kami DPD Golkar DKI Jakarta solid, mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum," kata Plt Ketua DPD DKI Rizal Mallarangeng di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (30/6). (rep)

 

 
 
 
Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Sabtu, 21 September 2019 - 17:32:06 WIB

Pemko Turut Sukseskan KTNA Besok

PEKANBARU-riautribune: Pemerintah Kota Pekanbaru Siap Mensukseskan Acara Rembug dan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional tanggal 21-25 September 2019 mendatang. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru, Syahmanar S Umar, acara ini bertemakan "Memaksimalkan Kuantitas dan Kualitas Produk Pangan Lokal Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia".