Legislator: Jangan Bebankan Defisit BPJS Kesehatan Ke Rakyat Dan RS

Dibaca: 14147 kali  Jumat, 03 Agustus 2018 | 09:47:13 WIB
Legislator: Jangan Bebankan Defisit BPJS Kesehatan Ke Rakyat Dan RS
Ket Foto :
JAKARTA - riautribune : Komisi IX DPR menyayangkan keputusan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPSJ)  Kesehatan yang akan membebankan pasien dari sisi pembiayaan.Keputusan ini tertuang melalui Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan 2018 BPJS Kesehatan Nomor 2, 3, dan 5 Tahun 2018


"Ya kami sering dapat keluhan demikian. Saya menyayangkan peraturan yang akan berdampak terhadap hilangnya pelayanan," ujar Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf Macan Effendi, Jumat (3/8).

Pihaknya sudah menegur BPJS Kesehatan terkait hal ini. Namun alasannya karena adanya defisit anggaran di BPJS Kesehatan. "Akhirnya ini kan ujung-ujungnya kembali pada kondisi keuangan yang difisit," bebernya. Sudah lebih dari tiga tahun BPJS Kesehatan mengalami defisit anggaran.

Anggota DPR Fraksi Demokrat itu menyebut, klaim BPJS hampir senilai Rp 80 triliun dengan jumlah peserta 193 juta orang, sementara  pemasukannya hanya Rp 71 triliun.

"Ini harus menjadi tanggung jawab pemerintah, tidak bisa tidak. Tidak bisa langsung dibalikkan kepada profesi atau fasilitas kesehatan serta rakyat untuk membiayai kekurangannya," tandasnya.(rmol)

 
 
Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.