Jokowi: Hentikan Saling Menjelekkan

Dibaca: 24066 kali  Jumat, 16 Juni 2017 | 09:40:05 WIB
Jokowi: Hentikan Saling Menjelekkan
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh dengan nilai-nilai kesantunan dan kesopanan. Hal ini disampaikan Jokowi ketika bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Banyumas, Kamis (15/6).

Karena itu, Jokowi meminta agar masyarakat menyadari adanya perbedaan. Sebab, Indonesia memiliki ratusan macam suku di berbagai daerah.

"Dan itu adalah hukum Allah, takdir Allah yang diberikan kepada negara kita Indonesia, yang harus kita syukuri bersama-sama, harus kita syukuri. Oleh sebab itu jangan melupakan persaudaraan kita," ucap Presiden, berdasarkan siaran resmi Istana, Jumat (16/6).

Untuk itu, Jokowi kembali mengajak untuk menghentikan sikap saling menyalahkan antar umat. "Saling menjelekkan kita hentikan, saling memfitnah, mencemooh, mencela, itu bukan budaya bangsa Indonesia," katanya

Presiden pun memberikan apresiasinya kepada Pondok Pesantren Darussalam karena telah turut memberikan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa melalui training pemahaman kebangsaan. “Supaya semua tahu betul bahwa negara kita negara beragam,” tambahnya.

Dalam training ini mengajarkan pemahaman Islam yang rahmatan lil alamin, mengenai kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat dalam perspektif Islam, termasuk pemahaman mengenai radikalisme vs liberalise.

“Semuanya diajarkan di sini. Ini sangat bagus sekali, sehingga kita tahu yang benar itu mana dan apa yang harus kita lakukan,” kata dia.(rep)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.