Prosesi Penyerahan Sienta Penuh Kecerian dan Warna-warni Spirit Agung Toyota

Dibaca: 39967 kali  Senin, 01 Agustus 2016 | 08:51:20 WIB
Prosesi Penyerahan Sienta Penuh Kecerian dan Warna-warni Spirit Agung Toyota
Ket Foto : foto riautribune.com

PEKANBARU - riautribune: Agung toyota selalu memberikan warna dan spirit baru dalam prosesi penyerahan unit kepada pelanggannya, Ini terbukti pada sabtu malam (30/7) di Ska Mall Pekanbaru, lima konsumen perdana toyota Sienta menerima mobil terbarunya dalam suasana yang penuh dengan kemeriahan dan gemerlap perayaan Toyota Sienta, dan warna warni pentas musik dan seni.

     Kunci mobil, beberapa kelengkapan, sekaligus piagam, diserahkan langsung oleh salah satu ceo Agung Toyota Ilham Panjaitan.Prosesi penyerahan, pun diwarnai dengan penampilan tari kotemporer anak-anak muda pekanbaru yang merupakan bagian dari spirit agung toyota untuk memasarkan Sienta lebih banyak di Riau dan Pekanbaru khususnya.

     "Pada malam ini kita ingin, pelanggan kami bisa merasakan produk diterima dengan suasana yang penuh kemeriahan, dan istimewa,"ucap Mahmud Fauzi selaku Deputi regional manager Agung Toyota Wilayah Riau.

   Usai menyampaikan pidatonya prosesi pun dilanjutkan dengan penyerahan piagam dari ceo kepada lima pelanggan satu persatu, usai penyerahan simbolis kemeriahan dilanjutkan dengan penunjukkan unit sienta, dan sang konsumen pun bisa langsung merasakan kenikmatan mengendarai mobil keluarga nan mewah, dan terbaru untuk menjajal jalanan di pekanbaru.

     "Kami ingin membuat malam ini, sebagai malam spesial dan tidak terlupakan oleh pelanggan perdana Sienta, sehingga mereka betul betul merasakan kehangatan sambutan dari keluarga besar Agung toyota,"ucap Mahmud.(ehm)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.