Pemprov Riau Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Dibaca: 12653 kali  Rabu, 16 Mei 2018 | 13:00:34 WIB
Pemprov Riau Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Ket Foto :

PEKANBARU - Riautribune:Pemprov Riau mengibarkan bendera setengah tiang, pasca aksi serangan di Mapolda Riau, Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Rabu, 16 Mei 2018.

 

Pengibaran bendera setengah tiang itu sebagai bentuk belasungkawa atas jatuhnya korban polisi di Satuan Tugas Polda Riau yang gugur dalam serangan diduga teroris tersebut.

 

Kantor Gubernur Riau yang berseberangan dengan Mapolda Riau, sebelumnya seluruh akses pintu masuk ke kantor Gubernur Riau ditutup rapat.

 

Aksi penyerangan Mapolda Riau ini cukup mengejutkan. Apalagi pada sekitar pukul 09.15 WIB terjadinya aksi penembakan itu, di halaman Kantor Gubernur Riau baru selesai diselenggarakan tabligh akbar dengan penceramah Ustaz Abdul Somad.

 

Belum sempat jemaah bubar suara tembakan itu sudah bersahutan. Bahkan Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim dan pejabat lainnya di lingkungan Pemprov Riau dan jemaah lain juga sempat mendengar suara tembakan tersebut.

 

Kepala Satpol PP Provinsi Riau, Zainal membenarkan kalau bendera setengah tiang yang berkibar di halaman Kantor Gubernur Riau itu sebagai bentuk duka cita atas gugurnya seorang polisi dalam peristiwa ini.

 

"Bendera setengah tiang itu memang sengaja dikibarkan," katanya. Hingga saat ini, di sekitar lokasi Mapolda Riau masih disterilkan. Arus lalu lintas dialihkan. Dan sejumlah petugas dari satuan Brimobda Riau diturunkan untuk pengamanan di lokasi sekitar. (bpc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.