Ribuan Buruh Serbu Istana Tolak RUU Pengupahan

Dibaca: 78898 kali  Sabtu, 03 Oktober 2015 | 14:48:19 WIB
Ribuan Buruh Serbu Istana Tolak RUU Pengupahan
Ket Foto : Foto Internet

JAKARTA-riautribune: Ribuan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta. Para buruh dari berbagai daerah tersebut menuntut dihapuskannya rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengupahan yang dinilai tak berpihak pada kaum buruh.

"Pengesahan RUU tersebut menghilangkan sanksi bagi pengusaha yang melanggar. Upah buruh harusnya naik setiap tahun. Dengan adanya Draft RUU Pengupahan, kemungkinan besar pengusaha nakal untuk dipindahkan menjadi dihapuskan. Kita minta presiden untuk membatalkan RUU pengupahan tersebut," kata Ketua Umum KASBI Nunung Elitis di depan Istana Negara, Jakarta, Sabtu (3/10/2015).

Selain menuntut penghapusan RUU Pengupahan, KASBI juga menuntut melayangkan sepuluh tuntutan kepada Presiden Joko Widodo, di antaranya:

1. Hapuskan sistem kontrak dan outsourcing,

2. Tolak politik upah murah,

3. Tolak PHK,

4. Laksanakan hak-hak buruh perempuan dan lindungi buruh migran Indonesia,

5. Tangkap, adili, dan penjarakan pengusaha nakal,

6. Jaminan sosial bukan asuransi sosial,

7. Turunkan harga BBM dan kebutuhan pokok,

8. Pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat,

9. Tolak privatisasi,

10. Tanah dan air untuk kesejahteraan rakyat.(okz/rt)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:00:41 WIB

Kawanan Perampok Satroni Indomaret 67 Harapan Raya Pekanbaru

Kawanan perampok menyatroni sebuah toko ritel Indomaret 67 di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Sabtu (23/06/18) pukul 05.40 WIB pagi. Pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang tersebut bahwa sempat menodongkan sepucuk senjata api revolver kepada dua orang karyawan di TKP, Ramana Sakti (22) dan Asbi Aidil (22)