Jerman Pamerkan Tank KF51 Panther, Dilengkapi Meriam smoothbore 130 mm dan Drone

Tank tempur terbaru Jerman
BERLIN, Riautribune.com - Dikenal sebagai salah satu produsen tank tempur legendaris dunia, Jerman pamerkan produk terbaru tank tempur utama KF51 Panther. Si Macan Kumbang ini memiliki spesifikasi lebih canggih dari tank Leopard 2 yang direncanakan dikirim ke medan perang Ukraina.
Tank tempur utama KF51 Panther sudah mulai ditunjukkan pada pameran dagang industri militer terbesar di dunia, Eurosatory, di Paris pada Juni lalu. Tampil sebagai salah satu bintang yang menarik, tank KF51 Panther menampilkan berbagai keunggulan.
Rheinmetall, perusahaan pertahanan Jerman, mengeluarkan rincian baru tank KF51 Panther bulan lalu. Menurut informasi European Defence Review, Si Macan Kumbang ini adalah kendaraan lapis baja dengan bobot operasional "hanya 59 ton" dan jangkauan operasional maksimum 500 kilometer.
“(Tank KF51 Panther) diharapkan jadi pengubah permainan di medan perang masa depan berkat standar baru di semua bidang: mematikan, perlindungan, kecerdasan, interkoneksi, dan mobilitas,” tulis European Defence Review dikutip dari laman Bulgarian Military, Sabtu (28/1/2023).
Wakil Presiden Rheinmetall, Alexander Kurth, menjelaskan bahwa desain tank tempur utama KF51 Panther dibuat untuk melampaui tank Leopard 2 yang masih berbasis teknologi tahun 1980-an. Perbedaan mencolok pada persenjataan utama, tank KF51 Panther menggunakan meriam smoothbore 130 mm yang inovatif dan dapat mengisi amunisi secara otomatis.
Rheinmetall memperkirakan bahwa senjata ini 50% lebih efektif daripada meriam 120 mm saat ini yang digunakan pada tank Leopard 2. Sistem meriam 120 mm dinilai telah mencapai batasnya dan tidak lagi mematikan menghadapi perlindungan tank baru yang dikembangkan Rusia.
Sistem pertahanan dan lapis baja tank KF51 Panther juga telah dirombak, terutama untuk menghadapi ancaman amunisi liar seperti drone bunuh diri atau kamikaze. Bahkan Rheinmetall juga melengkapi tank KF51 Panther dengan drone kecil untuk meningkatkan kemampuan pengintaian.***
Editor
: Red/sindonews
Berita Lainnya +INDEKS
Jerman Siap Tangkap dan Serahkan Vladimir Putin ke ICC
BERLIN, Riautribune.com - Berlin menyatakan siap menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin jika dia.
Arab Saudi dan Iran Pulihkan Hubungan Diplomatik, Israel Terguncang
NEW YORK, Riautribune.com – Kesepakatan yang dicapai Arab Saudi dan Iran untuk memulihkan hubun.
Gara-gara Main Jailangkung, 28 Pelajar pingsan dan Dibayangi Ketakutan
JAKARTA, Riautribune.com - Sebanyak 28 anak sekolah Galeras Educational Institution di Colombia, .
Inilah Wujud Pesawat Bomber Terbaru Amerika, Harganya Dibanderol Rp 11 Triliun
WASHINGTON, Riautribune.com - Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) merilis foto-foto baru dari p.
Banyak Anak Penyintas Gempa Turki Alami Gangguan Kesehatan Mental
ANTAKYA - Sudah tiga minggu sejak bibi dan nenek dari anak bernama Tugce Seren Gul tewas di Antak.
Jika China Bantu Rusia, Zelensky Yakinkan Perang Dunia III Bakal.Pecah
JAKARTA, Riautribune.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa perang dunia.