Sehat dengan Makanan Organik

Kamis, 15 Juli 2021

Ilustrasi/net

PEKANBARU, Riautribune.com - Untuk mendapatkan tubuh yang sehat tentunya harus diisi dengan asupan gizi yang cukup dan terjamin keamanannya. Makanan yang anda konsumsi tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang sangat merugikan tubuh dalam jangka panjang. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah makanan yang berbahan dasar organik. Terlepas dari harga yang cukup tinggi, makanan berbahan organik menawarkan manfaat lebih untuk kesehatan tubuh.

Makanan organik adalah makanan yang diproduksi secara alami dan tidak mengunakan pupuk kimia sintetik, pestisida, hormon pertumbuhan dan modifikasi genetik. Semua proses berasal dari organisme hidup seperti hewan dan tumbuhan. Tak heran jika harga makanan organik jauh lebih mahal, karena proses alami membutuhkan waktu tumbuh relatif lebih lama. 

Barikut sejumlah keunggulan makanan organik dibanding dengan jenis makanan lainnya; 

Lebih aman

Makanan organik diproduksi secara alami, sudah tentu hasil yang diperoleh jauh lebih aman. 

Hal ini disebabkan karena  makanan berbahan organik tidak mengandung residu bahan kimia karena melalui proses alami, tidak ada racun yang digunakan dalam proses pertumbuhan. Tidak seperti produk konvesional yang menggunakan berbagai bahan kimia dalam pertumbuhannya.

Ada lebih dari 850 bahan aktif pestisida yang terdaftar di Environmental Protection Agency (EPA) yang secara rutin disemprotkan sendiri atau dalam kombinasi kimia ke dalam produk konvensional yang tersedia di supermarket. Banyak bahan kimia ini dituding sebagai pemicu kanker pada manusia dan implikasi negatif lainnya terhadap kesehaatan manusia. 

Lebih sehat

Sejak dahulu, manfaat makanan organik sudah diteliti mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan proses degeneratif, mencegah terjadinya paparan radikal bebas, regenerasi sel dan optimalisasi antibodi. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa sayuran dan buah organik mengandung antioksidan lebih tinggi daripada produk konvensional. 

Sebagai contoh, susu organik mempunyai lebih dari 60-80 persen kandungan nutrisi dibandingkan susu konvensional. Sedangkan, seperti tomat, kentang, bawang, kubis mempunyai 20-40 persen lebih kandungan antioksidan dibandingkan buah dan sayuran konvensional. Makanan organik juga terbukti mengandung flavanoids tiga sampai empat kali lebih banyak dibandingkan makanan konvensional.

Flavanoids memainkan peran penting dalam mencegah kanker dan penyakit jantung. Flavanoids juga bertindak sebagai pestisida alami yang melindungi tanaman dari serangga. Selain memiliki rasa lebih enak, daging organik tidak mengandung antibiotik, penyebab meningkatnya bakteri resisten antibiotik.

Nah, apabila anda ingin beralih ke produk makanan organik tanpa mengeluarkan biaya mahal, anda dapat mensiasatinya dengan mulai menananam tanaman-tanaman rumahan. Anda bisa menanam berbagai sayuran di dalam pot seperti bayam, sawi dan kangkung. Kenapa tidak? Sehat adalah pilihan dan anda dapat memulainya dari sekarang. (berbagai sumber)