Calon Walikota Dumai Wafat, Pilkada Tetap Berjalan Seperti Biasa

Rabu, 25 November 2020

DUMAI - riautribune : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menyatakan, proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tetap akan berlangsung seperti rencana awal meski Calon Walikota Dumai, Eko Suharjo SE meninggal dunia.

"Jadi mereka Pasangan calon (Paslon) tetap ikut pemilihan," kata Komisioner KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto di Pekanbaru, Rabu. Dikatakan Nugroho hal ini berdasarkan UU pemilihan 10 tahun 2016 pasal 54 ayat 7 dan 8, dan PKPU 1 Tahun 2020 pasal 79 ayat 2 huruf b tentang pencalonan pemilihan 2020.

"Bagi calon yang meninggal dunia dalam waktu kurang dari 30 hari sebelum pemungutan suara, maka tidak dilakukan penggantian calon," katanya. Pernyataan ini disampaikan KPU Riau sehubungan kabar duka yang diterimanya atas meninggalnya Calon Walikota Dumai, Eko Suharjo SE , Rabu (25/11).

Dikatakan Nugi demikian nama sapaan komisioner termuda di KPU Riau itu, alasan lain untuk tidak membatalkan Paslon yang maju di Dumai tersebut, dikarenakan surat suara sudah selesai di cetak dan dilipat. "Surat suara tetap menyebut nama calon yang bersangkutan dan calon wakil Walikota nya. Perolehan suara pada hari pemungutan suara akan tetap dihitung dan berlaku," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Calon Walikota Dumai, Eko Suharjo SE meninggal dunia, Rabu (25/11) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari di Rumah Sakit Awal Bross Panam. Wakil Walikota Dumai yang cuti ini sudah sudah satu bulan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Awal Bross Panam.

Awalnya Calon Walikota nomor urut 2 Kota Dumai ini dinyatakan positif terpapar Covid-19, namun telah dinyatakan negatif. Usai dinyatakan negatif, ketua DPC Demokrat Kota Dumai ini masih harus mendapatkan perawatan karena ada sakit lain yang dideritanya.

Kondisinya memang sempat membaik, namun tiba tiba saja kembali mendapatkan perawatan di ruang ICU dan kemudian didapat kabar kepergiannya untuk selamanya.(antr)