Unggulnya, Oppo F3 Plus. Berikut Keunggulan dari sang 'selfie expert'

Dibaca: 33672 kali  Sabtu, 28 Oktober 2017 | 17:49:01 WIB
Unggulnya, Oppo F3 Plus. Berikut Keunggulan dari sang 'selfie expert'
Ket Foto :
PEKANBARU-riautribune: Selular androit yang terus in di kalangan masyarakat Indonesia, OPPO, yang kini gencar melabeli dirinya sebagai produsen smartphone berkamera terbaik, Oppo, kini telah merilis produk terbarunya yakni Oppo F3 Plus. Perangkat 'selfie' expert' terbaru ini sudah bisa didapatkan melalui sistem pre-order.
 
Meski mengerahkan energi untuk fokus pada inovasi kamera, tidak bisa dibilang bahwa smartphone ini tidak tangguh di hal lain. Berikut beberapa keunggulan dari Oppo F3 Plus.
 
Pertama, Baterai
Oppo F3 Plus mengusung baterai berkapasitas 4.000mAh yang tentu membuat perangkat ini tahan untuk digunakan seharian dengan pemakaian intens. Selain itu, terdapat teknologi VOOC Flash Charge Mini yang merupakan fitur fast charging menggunakan adapter khusus Oppo yang lebih kecil.
 
Kedua, Performa dan fitur
Oppo F3 Plus mengusung chipset Snapdragon 653 dengan ADreno 510 GPU, RAM 4GB dan storage 64GB. Ini tentu adalah spesifikasi yang cukup solid untuk smartphone papan tengah.
Dengan skor AnTuTu 92,497, tentu kita sudah bisa berasumsi kalau kita bisa melakukan multitasking atau bahkan bermain game 3D tanpa hambatan. Belum lagi ditambah layar 6 inci yang beresolusi Full HD, kegiatan multitasking dan audio visual berat akan dilakukan dengan baik oleh Oppo F3 Plus.
Fitur yang paling unggul dari Oppo F3 Plus ini adalah adanya Google Assistant, meski masih berjalan di atas UI ColorOS 3.0 yang berbasis Marshmallow 6.0.1.
 
Ketiga, Desain dan 'build quality'
Oppo tak pernah gagal dalam memproduksi smartphone dengan desain mewah disertai build quality yang baik. Desain metal unibody dipadu dengan pinggiran melengkung membuatnya mudah dan terasa ergonomis untuk digenggam. Meski demikian, tak bisa dipungkiri kalau ini adalah smartphone yang besar, dan banyak resiko menjatuhkannya jika Anda menggunakan hanya satu tangan.
 
Terdapat fingerprint sensor di bagian depan, tepat di bawah layar 6 inci yang mendominasi sebagian besar bagian depan perangkat. Kamera belakangnya sedikit menonjol ke luar, memberi kesan benjol di permukaan rata.
 
Keempat, Kamera depan wide angle
Oppo F3 Plus akan jadi smartphone yang mengusung konsep dual kamera depan yang berbeda. Setelah sebelumnya Vivo V5 Plus mengusung dual kamera depan dengan resolusi 20MP untuk mendapatkan 'depth of field' lebih baik, Oppo justru membedakan fungsi dua buah kamera depan miliknya. Salah satu kamera depannya mengusung lensa wide angle 120 derajat, yang bertujuan memuat lebih banyak orang ketika selfie.
Sebenarnya ini bukan inovasi yang terlalu baru, mengingat, LG adalah smartphone yang punya ciri khas menyematkan kamera wide angle sebagai pilihan kamera kedua dan kamera depan (LG G5, LG V20, LG G6). Namun di ranah smartphone papan tengah, Oppo F3 Plus adalah yang pertama.
Dari lensa wide angle ini, akan didapatkan efek distorsi fish-eye, yang akan membuat hasil foto kita jadi layaknya menggunakan action-cam.
 

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.