Usung Kader Golkar Harris-Yopi di Pilgubri 2018, PDIP Riau Miskin Kader

Dibaca: 13627 kali  Rabu, 18 Oktober 2017 | 12:39:36 WIB
Usung Kader Golkar Harris-Yopi di Pilgubri 2018, PDIP Riau Miskin Kader
Ket Foto : SK penunjukan kepada HAYO dari Partai PDIP.

PEKANBARU-riautribune: Akhirnya terjawab sudah cagubri dari partai PDIP. Meskipun tak usung kader sendiri, PDIP terlalu berani mengusung kader dari partai lain. Penunjukan Harris resmi berpasangan dengan Yopi yang keduanya merupakan kader Golkar dan dibenarkan oleh Adi Sukemi selaku Ketua Timses Pasangan Harris-Yopi Ariyanto telah mendapatkan dukungan dari dari PDIP pada Pilgubri 2018 . "Ya (surat dukungan,red) benar kami sudah memperoleh dukungan PDIP," kata Adi Sukemi kepada wartawan melalui pesan WA singkatnya, Rabu (20/10). Harris-Yopi masing-masing merupakan Politisi Golkar, Bupati Aktif dari Pelalawan dan Indragiri Hulu.

 

Beredar Surat DPP PDIP, Usung Harris-Yopi di Pilgubri 2018

Sebagaimana diketahui sejumlah pengguna media sosial di Riau pagi ini dikejutkan dengan beredarnya foto surat DPP PDIP tertanggal 12 Oktober 2017. Isinya sangat penting, berupa keputusan partai tersebut dalam menghadapi Pilkada Riau pada 2018 mendatang. Dalam surat yang ditanda-tangani Ketua DPP Bambang DH dan Sekretaris Jendral DPP PDIP Hasto Kristiyanto tersebut berisi lima butir dan semuanya merupakan keputusan yang wajib ditindak-lanjuti jajaran partai di Riau.

 

Butir pertama berupa keputusan DPP PDIP mengusung M Harris sebagai bakal calon Gubernur Riau dan Yopi Ariyanto sebagai bakal calon Wakil Gubernur Riau. Kedua. Memerintahkan kepada DPD PDIP Riau untuk mendaftarkan pasangan tersebut sebagai peserta Pilakda Riau kepada KPU Riau. Ketiga, diinstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus, kader dan simpatisan PDIP di Riau untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya M Harris dan Yopi Ariyanto menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

 

Terhadap pengurus dan kader yang tidak mengindahkan keputusan DPP tersebut, pada butir empat diancam akan dijatuhi sanksi organisasi. Sementara poin lima, berisi kemungkinan refisi jika ada kekeliruan pada surat rekomendasi tersebut. Sayangnya, sampai saat ini kebenaran surat DPP PDIP tersebut belum bisa dikonfirmasi. Ketua DPD PDIP Riau Kordias Pasaribu telephon genggamnya tidak aktif. Demikian juga telephon genggam M Harris dan Yopi Ariyanto, kompak tidak dihidupkan.

 

Satu-satu konfirmasi didapat dari Ketua Tim Penjaringan DPD PDIP Riau Zukri. Ia mengakui juga menerima kiriman foto surat DPP tersebut melalui WA dari seorang teman di Jakarta, namun secara fisik, surat tersebut belum diterima, bahkan belum dilihatnya. “Saya juga menerima foto surat tersebut dari WA teman. Secara administrasi surat itu benar, tapi sampai sekarang saya melihat pun belum, apa lagi menerimannya. Kita tunggu sajalah nanti,” ujar Zukri.(ehm)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Senin, 20 November 2017 - 22:38:18 WIB

Upaya Memaksimalkan Potensi dan Mendukung Kemajuan UKM di Indonesia

Pekanbaru-riautribune:Dalam upaya mendukung produktivitas dan perkembangan bisnis para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Telkomsel menyediakan solusi bisnis terlengkap melalui MyBusiness. Beragam solusi bisnis tersebut dihadirkan dalam ekshibisi yang berlangsung di empat titik, yakni Hotel Crowne Plaza Bandung      (2 November 2017), Hotel Aston Samarinda (8 November 2017), Hotel Grand Central Pekanbaru (16 November 2017), dan Hotel Novotel Solo (23 November 2017).