Siak Wakili Provinsi Riau di Perlombaan Pemanfaatan Taman Obat Keluarga Tingkat Nasional

Dibaca: 4171 kali  Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:46:04 WIB
Siak Wakili Provinsi Riau di Perlombaan Pemanfaatan Taman Obat Keluarga Tingkat Nasional
Ket Foto :

SIAK - riautribune : Setelah memenangkan juara satu tingkat provinsi, kelompok Lavender 1 Kampung Tanjung Kuras Kecamatan Sungai apit, Kabupaten Siak yang mewakili Provinsi Riau dalam perlombaan Asuhan Mandiri, Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresur.

"Setelah keluar sebagai pemenang tingkat Provinsi, Kelompok Lavender 1 yang beralamat Kampung Tanjung Kuras, meraih nilai tertinggi dibandingkan dari 12 kabupaten lain, sehingga berkesempatan mewakili Provinsi Riau ke tingkat nasional dan memiliki peluang menjadi juara satu," ujar Camat Sungai Apit, Suparni.

Untuk itu, lanjut Suparni tim penilaian dari pemerintah pusat datang ke Kecamatan Sungai Apit untuk melakukan verifikasi langsung apakah yang dipaparkan di kementerian sesuai dengan fakta di lapangan.

"Tim penilaian ini, akan menilai langsung ke Kampung Tanjung Kuras, mudah-mudahan kita bisa mempertahankan nilai yang sudah ada dan resmi meraih peringkat satu nasional," ucapnya.

Dalam penilaian ini, dijelaskan oleh Kadiskes Kabupaten Siak, dr. Tony Chandra, saat ini Riau yang diwakili oleh Kabupaten Siak bersaing dengan perwakilan dari Bali, Sulawesi Tengah dan Bangka Belitung.

"Penilaian juga bukan penanaman pohon atau tanaman obat saja, tetapi apa hasil produk atau hasil olahan dari tanaman tersebut, serta antusias masyarakat membeli produk tersebut," ucapnya.

Selain itu,  Wabup Siak Alfedri juga mengungkapkan banyaknya manfaat dari tanaman obat keluarga, salah satunya untuk meningkatkan kesehatan keluarga yang mandiri. Ia berharap banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan lahan yang tidak terpakai untuk ditanami tanaman obat.

"Kita harap minat masyarakat untuk menggali potensi tanaman obat lebih dalam lagi, serta dapat memanfaatkan lahan sekecil apapun baik itu di rumah maupun di kebun untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Selain itu, bisa juga meningkatkan perekonomian dengan menjualbelikan hasil olahan dari tanaman obat-obatan tersebut,"tutupnya.(hrc)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »