30 September 2017 Pemkab Rohil Gelar Mancing Mania di Sinaboi,

Dibaca: 44360 kali  Kamis, 28 September 2017 | 14:43:00 WIB
30 September 2017 Pemkab Rohil Gelar Mancing Mania di Sinaboi,
Ket Foto : illustrasi Internet

BAGANSIAPIAPI - Bagi anda peminat dan penghobi mancing, sesekali sepertinya perlu merasakan sensasi memancing di laut lepas di perairan Sinaboi, Rokan Hilir ini.

Ya, rencananya, Pemerintah Rokan Hilir (Rohil) berencana menyelenggarakan Lomba Mancing Mania yang diadakan di perairan laut sekitar Sinaboi Kecil Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rohil, Riau, pada 30 September  2017 mendatang.

Lomba Mancing Mania ini dimaksudkan memupuk hubungan silaturahmi sekaligus menyalurkan hoby dan menjalin keakraban antar rekan kerja dan masyarakat. Lomba mancing ini akan memperebutkan hadiah dan door prize yang disediakan oleh Bank Riau Kepri.

Ketua panitia Lomba Mancing Mania H Muhammad Zen mengatakan, pada lomba ini para peserta hanya dipungut uang pendaftaran sebesar Rp 50 ribu. Terkait segala fasilitas pemancing, panitia tidak menyediakan. "Misalkan pompong, umpan, pancing dan lain-lain, semua harus ditanggung para peserta," katanya.

Lomba Mancing Mania ini rencananya akan dimulai sekitar pukul 08.00 hingga 14.30 WIB. Menurut M Zen, kegiatan lomba Mancing Mania ini dapat dijadikan sebagai sarana hiburan bagi warga Rohil dan dari luar Rohil.

Dikatakan M Zen,  dalam aturan lomba memancing ikan tersebut, salah satunya dilakukan penilaian berdasarkan jumlah ikan terberat yang didapat seperti ikan sembilang, blukang, senangin, senohong dan jenis ikan lain yang berukuran besar yang didapat oleh para peserta dan bagi pemenang diberikan hadiah.

Lebih jauh dikatakan M Zen, ’filosofi' mancing terletak pada kesabaran menunggu ikan. Padahal sebenarnya bukan di situ intinya. "Filosofi mancing yang paling menawan adalah orientasinya yang menitikberatkan pada proses. Besarnya pengorbanan yang dilakukan semestinya bukan untuk mendambakan hasil, tapi semata-mata untuk menciptakan proses yang baik," urainya.

Dalam penilaian, para panitia akan bekerja seperti siluman atau ibaratnya akan mmenggunakan indra keenam. Sebab para peserta takut berlaku curang. Bagi peserta yang curang akan langsung di-dis. "Misalkan membawa pancing atau joran lebih dari satu, kemudian ikan yang didapat bukan hasil pancing, tapi dari hasil yang lain. Kan bisa saja terjadi dan ini memerlukan jelian para panitia," imbuhnya.(r.sky)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »