Bupati Kampar Kunjungi Desa Terisolir di Perbatasan Sumbar

Dibaca: 44484 kali  Selasa, 19 September 2017 | 13:52:32 WIB
Bupati Kampar Kunjungi Desa Terisolir di Perbatasan Sumbar
Ket Foto : Foto Bupati Kampar H Azis Zaenal mengunjungi salah satu desa terisolir di Kecamatan XIII Koto Kampar

KAMPAR - riautribune : Bupati Kampar H Azis Zaenal mengunjungi salah satu desa terisolir di Kecamatan XIII Koto Kampar yakni Desa Balung, Senin (18/9/2017). Dalam kunjungan ini Azis menyerahkan satu unit mobil ambulance di halaman Masjid Al- Rahman, Desa Balung.

Azis dan rombongan kepala OPD, Camat XIII Koto Kampar dan pejabat lainnya juga melihat sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di desa tersebut.

Dalam pengarahannya di hadapan masyarakat Balung, Azis Zaenal menyampaikan harapan agar Balung juga bisa maju bersama desa lainnya di Kabupaten Kampar.

Diakui Balung memang saat ini tergolang daerah yang masih terisolir, hal ini dilihat dalam infrastruktur jalan dan jembatan menuju Balung harus melintasi daerah atau jalan Sumatera Barat.

Terkait jalan sepanjang 25 kilometer dan jembatan sepanjang 28 meter yang saat ini masih memperihatinkan, Azis mengatakan akan diperbaiki dengan menggunakan APBD Perubahan tahun 2017.

Dalam kesempatan ini Azis menyampakan, perbaikan dan peningkatan infrastruktur merupakan salah satu program kerjanya bersama Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto.

Pada kesempatan itu Aziz Zaenal juga menjelaskan visi dan misi Bupati Kampar, dimana dalam visi  kepemimpinan Bupati Kampar saat ini adalah untuk mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai wilayah industri berbasis pertanian dan perkebunan, dengan masyarakat berahklak, berbudaya dan beradat menuju masyarakat yang sejahtera.

Untuk mendukung visi dan misi tersebut, telah dituangkan dalam program tiga i yakni  infrastruktur, industri dan investasi. Berkaitan infrastruktur, Pemkab melakukan  perbaikkan dan pembuatan jalan, jembatan dan bangunan pemerintahan di Kabupaten sampai desa.

Selanjutnya bidang Industri, dimana industri tersebut merupakan pengolahan secara langsung barang setengah jadi menjadi  barang yang sudah jadi atau adanya nilai tambah. "Tidak ada daerah dan negeri bisa maju tampa adanya suatu industri," katanya.

Berkaitan program investasi,  untuk pembangunan Kampar juga diperlukan banyak investor dalam pembangunan lapangan kerja maupun bangunan untuk masyarakat umum.(ckp)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »