Kebakaran Lahan di Sumsel Kian Mengkhawatirkan

Dibaca: 23736 kali  Sabtu, 16 September 2017 | 09:09:58 WIB
Kebakaran Lahan di Sumsel Kian Mengkhawatirkan
Ket Foto : illustrasi Internet

PALEMBANG - riautribune : Kebakaran lahan di Sumatera Selatan beberapa hari terakhir semakin mengkhawatirkan. Hari ini lahan seluas 2 hektare terbakar di Kelurahan Kramasan, Kertapatih, Kota Palembang.

Api diketahui mulai membakar lahan kosong yang berada di kawasan calon perumahan elite tersebut pada Jumat (15/9/2017) sekitar pukul 16.30 WIB. Kondisi lahan yang kosong dan ditumbuhi ilalang yang sudah mengering menambah api semakin cepat merambat ke daerah sekitarnya.

"Awalnya warga yang melaporkan ada lahan terbakar di daerah dekat lahan tidur (lahan kosong) persiapan Perumahan Citra Land. Kemudian tim dari kepolisian, pemadam, dan karyawan perumahan tersebut bersama-sama melakukan pengecekan," ujar Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede.

Saat petugas sampai di lokasi, ternyata benar api sudah membesar dan terus menjalar ke lahan di sekitarnya. Dengan sigap, petugas di lapangan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api pun bisa dipadamkan petugas.

"Tadi sama-sama berjibaku memadamkan api di kawasan tersebut, karena dikhawatirkan jika semakin malam api sulit untuk dipadamkan. Malam ini, api berhasil dipadamkan dengan peralatan seadanya dan belum diketahui siapa pelaku pembakaran tersebut," sambungnya.

Sementara itu, di Kabupaten Ogan Komering Ilir, kebakaran lahan gambut dan mineral kembali terjadi dua hari terakhir. Bahkan api yang terus menjalar sempat mengganggu pelintasan kereta api dari Indralaya menuju Stasiun Kertapatih pada Rabu (13/9).

Hari ini, BMKG Palembang merilis titik api terus muncul di sejumlah wilayah di Sumsel, khususnya di Ogan Ilir, yang didominasi oleh lahan gambut kosong, yang mudah terbakar. Ada 37 titik api yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Sumsel dan 10 titik di antaranya berada di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Selain mengganggu pelintasan kereta api, kebakaran lahan yang terjadi di Indralaya Ogan Ilir sejak dua hari lalu merambat ke lahan persis di dekat jalan Tol Palembang-Indralaya. Terakhir, api dilaporkan hampir merambat ke permukiman warga di wilayah tersebut.

"Memang warga sempat mengungsi karena api hari ini sudah sangat dekat dengan rumah mereka, tapi tim di lapangan bersama-sama warga terus melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan warga sudah pada kembali ke rumah masing-masing," terang Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Agus Sunandar.

Untuk mencegah terjadinya kebakaran, pihak kepolisian telah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Bahkan, pada Selasa (12/9), Polres Ogan Ilir telah menangkap seorang petani asal Betung berinisial AS (50) karena membuka lahan dengan cara membakar dan kepergok oleh petugas saat patroli.

"Imbauan terus kita lakukan dari kepolisian, melakukan penegakan hukum dengan menangkap pelaku juga sudah. Untuk luas lahan terbakar kita belum tahu berapa," tutup Agus.(dtk)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.