Keluarga Menolak Autopsi

Mahasiswa UNRI yang Tewas di Kamar Kos Diduga Idap Penyakit Penyempitan Saluran Pernafasan

Dibaca: 34261 kali  Selasa, 12 September 2017 | 10:05:47 WIB
Mahasiswa UNRI yang Tewas di Kamar Kos Diduga Idap Penyakit Penyempitan Saluran Pernafasan
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Mahasiswa yang meninggal dunia di kamar kos di Jalan Balam Sakti, Senin (11/9/2017) sore disebabkan penyakit penyempitan saluran pernafasan.

"Dugaan sementara penyebab kematian korban karena korban memiliki riwayat penyempitan saluran pernafasan. Fakta tersebut disampaikan orang tua korban," kata Kapolsek Tampan, Kompol Rezi Dharmawan.

Jasad korban langsung dibawa pihak keluarga. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban. Seorang mahasiswa ditemukan tewas di kamar kos nya di Jalan Balam Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Senin (11/9/2017).

Korban teridentifikasi bernama Fiwangga Yudha (22). Berdasarkan laporan polisi yang diterima wartawan, korban merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau (UR).

Korban pertama kali ditemukan saksi bernama Adi Nata. Kondisi korban saat ditemukan tidak menggunakan pakaian dan kondisi mulut berbusa. Temuan jasad korban sekitar pukul 16.00 WIB.(tp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas