Perda Garasi, Lulung: Jangan Rakyatnya Digebukin Terus

Dibaca: 12229 kali  Sabtu, 09 September 2017 | 09:04:28 WIB
Perda Garasi, Lulung: Jangan Rakyatnya Digebukin Terus
Ket Foto :

JAKARTA - riautribune : Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung meminta pemerintah untuk mengkaji ulang Pasal 140 Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. "Jangan sekarang rakyatnya digebukin terus," kata Lulung, Jumat, 8 September 2017.

Lulung berujar, dalam perda tersebut tertulis setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi. Menurutnya pemerintah juga harus mengendalikan penjualan mobil yang beredar. "Sekarang ada penertiban yang enggak punya garasi diderek. Evaluasi lagi lah, jangan rakyat terus," ujar Lulung.


Menurut Lulung Perda teraebut harus direvisi, karena akan lebih efektif melakukan pembatasan jumlah kendaraan lewat jumlah penjualan unit kendaraan. "Harus dong (direvisi) sekarang jangan orang ditertibkan. Harus terintegrasi dengan industri," ucap Lulung.

Lulung mengatakan, perda tersebut masih harus dikaju dan evaluasi ulang. Dengan adanya peraturan tersebut, menurut Lulung, akan berujung pada denda yang masuk ke kas daerah. "Denda bayar pajak ngabisin enggak bisa. Harus duduk bareng lah. Harus dievaluasi lagi," tutur Lulung.


Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan akan membatasi kepemilikan kendaraan lewat peraturan daerah yang mewajibkan pemilik kendaraan roda empat untuk memiliki grasi. Hal tersebut diungkapkan Djarot untuk mengalihkan warga Jakarta dalam penggunaan kendaraan pribadi ke kendaraan umum.(tmpo)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Rabu, 20 September 2017 - 14:54:07 WIB

Momo Gheisa Tiba di Rumah Duka, Isak Tangis Pun Membahana

Veronica Morina Sinaga atau yang dikenal sebagai Momo Geisha, tiba di rumah duka Jalan Kurnia, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, pada Rabu (20/9/2017) sekitar pukul 12.50 WIB. Kedatangan Momo karena mendapat kabar, Sang Ayah Jabonar yang juga wartawan senior di Kabupaten indragiri Hulu Rengat.