Mati Segan Hidup Tak Mau

Rumah Kreatif BUMN di Pekanbaru.

Dibaca: 57773 kali  Jumat, 25 Agustus 2017 | 18:21:26 WIB
Rumah Kreatif BUMN di Pekanbaru.
Ket Foto : Rumah Kreative BUMN di Jalan Soebrantas.
PEKANBARU-riautribune: Rumah Kreatif BUMN yang berlogo Pertamina di JL HR Soebrantas Pekanbaru seperti hidup segan mati tak mau. Hal ini terlihat dari sepinya aktifitas yang berjalan, bahkan produk-produk yang ditampilkan terlihat tidak terawat.
  Dari pantauan wartawan dilapangan, petugas rumah kreatif ini terlihat hanya bekerja hingga pukul 11 atau pukul 12. Ketika diwawancarai seorang pakir yang sehari-hari bekerja di lokasi ruko tersebut.
  "Yah beginilah bang, jam 11 petugasnya udah tutup ruko. Ceritanya sech istrahat. Eh, ngak buka-buka lagi. Kadang alasannya ada acara. Mana pengunjung sepi lagi,"Ucap Ramos (37) tukang parkir yang sehari-hari bertugas di Ruko rumah Kreatif BUMN.
  Sekilas dari pantauan, produk-produk kerajinan tangan yang dipajang di pintu masuk rumah kreatif, terlihat tertutup debu, bahkan tidak terawat.
  Menurut pengamat sosial Faisal Umar,SIP,MPd harusnya ini menjadi perhatian bagi pihak BUMN, jangan hanya mengadakan kegiatan tetapi tidak ada evaluasi.
  "Ini masih pertengahan tahun, jadi bisalah BUMN melakukan koreksi dan evaluasi terhadap program yang mereka jalankan. Namanya rumah kreatif, harusnya ada pembinaan, wadah ini menjadi etalase bagi masyarakat untuk menambah skill. Ada pengajaran dan bimbingan. Jadi bukan hanya sekedar galery, sehingga terkesan buang-buang uang negara saja,'ucap Faisal.
  Pria berdarah rohul ini juga berharap, agar BUMN tidak hanya hura-hura dan hidup hedonis. Buat kegiatan, tetapi tidak mengukur menyentuh masyarakat atau tidak. Tidak mengedukasi dan hura-hura,"Ucap Faisal.
Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.