Gubri Serahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya BSPS Tahun 2017

Dibaca: 44775 kali  Kamis, 24 Agustus 2017 | 15:07:38 WIB
Gubri Serahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya BSPS Tahun 2017
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Sebanyak 2.500 unit rumah di Provinsi Riau akan mendapatkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Bantuan ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Riau, khususnya daerah di pelosok desa. Tahun ini, penerima terbanyaknya di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yaitu 230 unit rumah.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimnah) Provinsi Riau, Muhammad Amin mengatakan, bahwa tahun ini pemerintah pusat menganggarkan sebesar Rp37,5 miliar untuk memperbaiki 2.500 unit rumah masyarakat di Riau.

"1.822 sudah tersalur dan sisanya 678 lagi bulan depan sudah clear semua," kata Amin di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rabu (24/8/2017).

Amin merincikan dari 2.500 penerima, Kota Pekanbaru akan mendapat BSPS sebanyak 100 unit dengan total Rp1,4 miliar, Kabupaten Inhil sebanyak 230 unit dengan total Rp3,6 miliar, Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 195 unit dengan total Rp2,7 miliar.

Kemudian, Kampar sebanyak 200 unit dengan total Rp3 miliar, Meranti sebanyak 185 unit dengan total Rp2,7 miliar, Kuansing dengan total 205 unit dengan total Rp3 miliar, Pelalawan sebanyak 208 unit dengan total Rp2,7 miliar.

Selanjutnya, Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 112 unit dengan total Rp1,6 miliar, Rokan Hulu (Rohul) sebanyak 80 unit dengan total Rp1,1 miliar, Siak sebanyak 190 unit dengan total Rp2,7 miliar dan Dumai sebanyak 117 unit dengan total Rp1,75 miliar. (grc)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Jumat, 19 April 2019 - 16:49:26 WIB

Antisipasi Kenaikan Trafik Saat Pilpres 2019

PEKANBARU-riautribune: PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik terkait dengan berlangsungnya Pemilihan Presiden, Rabu (17/4). Diperkirakan trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial (seperti Facebook, Instagram, Twitter), pesan singkat instan (seperti Whatapps, Telegram, LINE)