BNI - Pemko Pekanbaru Perkenalkan Kartu Pekanbaru Smart Madani

Dibaca: 34105 kali  Rabu, 23 Agustus 2017 | 14:21:05 WIB
BNI - Pemko Pekanbaru Perkenalkan Kartu Pekanbaru Smart Madani
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune :  PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Sumbar-Riau-Kepri dalam rangka mendukung terciptanya Pekanbaru sebagai kota “Smart City” yang madani bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru memperkenalkan Kartu Pekanbaru Smart Madani. Kartu ini diperuntukkan bagi warga Pekanbaru dengan berbagai fungsi yang tertanam, mulai dari tabungan, tapcash, e-wallet hingga kartu identitas.


Pengenalan kartu ini merupakan wujud nyata komitmen BNI dalam mendukung Pemko Pekanbaru yang tertuang dalam perjanjian MOU yang telah ditandatangani bersama. Hal ini juga sejalan dengan program Bank Indonesia untuk menggalakkan transaksi non tunai yang lebih aman, simple dan cepat.  


Perkenalan Kartu Pekanbaru Smart Madani ini dilaksanakan pada hari Kamis, 17 Agustus 2017 oleh Bpk. Dr H Firdaus ST MT selaku Walikota Pekanbaru bertepatan dengan Upacara Bendera Hari Kemerdekaan RI ke – 72 yang dilaksanakan di lapangan Pemko Pekanbaru. Acara tersebut dihadiri langsung oleh CEO BNI Riau, Kepri & Sumbar Bapak Rahmad Hidayat dan Kepala Perwakilan BI Propinsi Riau Ibu Siti Astija beserta segenap unsur pimpinan daerah.


Dalam satu kartu combo Pekanbaru Smart Madani ini terkandung multifungsi yang memudahkan transaksi perbankan bagi pemegangnya.  Kartu ini memiliki fungsi kartu debit/ saving, prepaid/ tapcash dan  e- wallet untuk kebutuhan bantuan sosial. Kartu debit/ saving, dapat digunakan sebagai alat transaksi di merchant-merchant (baik dalam negeri maupun luar negeri) dan sebagai kartu ATM yang dapat digunakan di seluruh ATM BNI di Indonesia maupun luar negeri serta digunakan untuk sarana pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), retribusi pasar dan pajak lainnya.  

Dengan fungsi prepaid/ uang elektronik (Tapcash) yang dimiliki, kartu ini dapat digunakan untuk bermacam transaksi seperti pembayaran Bus Transmetro Pekanbaru, parkir maupun pembayaran lainnya di merchant-merchant. Kartu tersebut juga dapat dikembangkan sebagai e-wallet untuk keperluan bantuan sosial hingga sebagai Kartu Identitas, Kartu Absensi, atau kartu perpustakaan.

Dan pada kesempatan acara tersebut, Bapak Walikota berkesempatan langsung melakukan Ujicoba integrasi kartu tersebut dengan system pelayanan yang dimiliki oleh Pemko. Dengan hanya menempelkan kartu tersebut ke alat Reader yang terhubung dengan system pelayanan Pemko. Kartu yang telah diinject dengan Nomor Induk Kependudukan pegawai tersebut langsung menampilkan data pemegang kartu langsung di layar computer yang terhubung dengan system.

Selanjutnya Bapak Walikota didampingi CEO BNI Riau, kepri & Sumbar, Kepala Perwakilan BNI Riau dan segenap unsur pimpinan daerah melakukan transaksi pembayaran Bus Metro Pekanbaru dan Pembayaran PBB langsung melalui kartu tersebut pada jaringan ATM di mobil Layanan gerak BNI yang dihadirkan di lokasi acara.  

Bapak Rahmad Hidayat menyatakan “BNI akan terus mendukung pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru menuju terciptanya Kota Smart City yang Madani. Hal ini merupakan komitmen BNI dalam menindaklanjuti penandatanganan MOU pendahuluan antara BNI dan Pemko Pekanbaru yang telah dilaksanakan sejak 2016 lalu. Setelah meluncurkan e-PBB dan membuka payment point di Bapenda Pekanbaru, kini BNI memperkenalkan Kartu Pekanbaru Smart Madani yang mempermudah akses dan transaksi perbankan bagi masyarakat dengan berbagai fungsi yang dimiliki dalam satu kartu.


Konsep Smart City kini mulai diterapkan diberbagai kota besar di Indonesia. Konsep ini diyakini dapat menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan dan menjadikan masyarakat yang tinggal di kota tersebut menjadi masyarakat cerdas dengan kehidupan berkualitas yang didukung Tekhnologi informasi yang handal yang membuat hidup lebih mudah dan nyaman.


Program Smart City Pemko Pekanbaru ini terdiri dari enam pilar utama. Yaitu pertama smart governance adalah program tata kelola pintar. Kedua, smart people adalah program mewujudkan masyarakat pintar. Ketiga, smart economy, mewujudkan ekonomi pintar dan mengikuti perkembangan teknologi. Keempat, smart environment adalah program pengelolaan lingkungan terencana dan berkelanjutan. Kelima, smart living program untuk mendorong kehidupan masyarakat menjadi pintar. Keenam, smart mobility mewujudkan mobilitas atau transportasi masyarakat yang pintar.


Dengan memperkenalkan Kartu Pekanbaru Smart Madani ini, diharapkan dapat membantu terwujudnya keenam pilar smart city di Kota Pekanbaru. BNI berkomitmen untuk menjadi banking partner Pemerintah Kota Pekanbaru. Kerja sama ini juga dapat menjadi langkah strategis untuk menjadikan BNI sebagai One Stop Banking Solution bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.(rls)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.