Khofifah Melenggang, Ade Komaruddin Masuk Bursa Calon Menteri

Dibaca: 17293 kali  Selasa, 25 Juli 2017 | 09:09:26 WIB
Khofifah Melenggang, Ade Komaruddin Masuk Bursa Calon Menteri
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Nama mantan Ketua DPR RI Ade Komaruddin disebut-sebut masuk bursa calon menteri. Ketua umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) itu disebut-sebut akan mengisi kursi Menteri Sosial yang kemungkinan besar akan ditinggalkan Khofifah Indar Parawansa.

Nama Ade yang biasa disapa Akom mulai ditiupkan sejak beberapa waktu lalu, tak lama setelah beredar kabar Khofifah sudah tidak tertarik lagi bekerja sebagai menteri di Kabinet Kerja karena akan mencalonkan diri dalam pemilihan gubernur Jawa Timur tahun depan.

Menduduki kursi gubernur Jawa Timur agaknya menjadi obsesi Khofifah. Dia dikalahkan Soekarwo dari Partai Demokrat dalam dua pertemuan mereka di arena pilkada 2009 dan 2013.

Peluang Ade untuk menggantikan Khofifah dinilat sangat besar. Hubungan Ade Komaruddin dan nakhoda Kabinet Kerja terbilang baik. Selain itu,  dukungan Partai Golkar pada presidential threshold 20 persen juga dinilai pantas diganjar satu kursi menteri tambahan.(rmol)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.