PNS Pemprov Riau Ditangkap Polisi Saat Pesta Sabu di Jakarta

Dibaca: 93639 kali  Selasa, 18 Juli 2017 | 14:34:48 WIB
PNS Pemprov Riau Ditangkap Polisi Saat Pesta Sabu di Jakarta
Ket Foto : Ilustrasi/Net

JAKARTA - riautribune : SEORANG Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Riau berinisial RBF (52), diciduk Satuan Reserse Narkoba Polresta Jakarta Timur saat pesta sabu bersama lima orang lainnya.

RBF dan lima orang lainnya ditangkap di Jalan Plapon, Kayu Putih, Pulo Gadung, Minggu (16/7/2017). Lima pelaku lainnya adalah PH (52), RF (48), OSA (48), KPW (21), MA (24).

"Ketika kami geledah, ditemukan alat isap dan narkotik sisa pakai," kata Kapolres Jakarta Timur Andry Wibowo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat tentang PH, RF dan OSA yang kerap berpesta sabu. Setelah polisi melakukan pengembangan, polisi akhirnya menangkap tiga tersangka lainnya.

"Awalnya petugas mendatangi dan menggerebek tiga laki-laki, salah satunya PH yang sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu," ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 40 gram sabu.

Saat ini, keenam pelaku tengah diperiksa intesif di Polresta Jakarta Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Masih kami dalami pelaku dapat barang ini dari mana," kata Andry. (cnn)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukrim" Index »

Rabu, 21 Agustus 2019 - 20:20:27 WIB

BRK Disuntik Saham Rp17M

PEKANBARU-riautribune: Tiga pemegang saham melakukan penambahan modal ke Bank Riau Kepri (BRK) sebesar Rp17 miliar saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). Ketiga pemegang saham itu yakni Kabupaten Bengkalis sebesar Rp10 miliar, Kabupaten Natuna Rp5 miliar dan Koperasi Amanah Riau Kepri (saham karyawan) Rp2 miliar.

Rabu, 21 Agustus 2019 - 20:20:27 WIB

BRK Disuntik Saham Rp17M

PEKANBARU-riautribune: Tiga pemegang saham melakukan penambahan modal ke Bank Riau Kepri (BRK) sebesar Rp17 miliar saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). Ketiga pemegang saham itu yakni Kabupaten Bengkalis sebesar Rp10 miliar, Kabupaten Natuna Rp5 miliar dan Koperasi Amanah Riau Kepri (saham karyawan) Rp2 miliar.