Tempo Institute Gelar Pelatihan Investigasi

Ratusan Anak Riau Ikuti Pelatihan.

Dibaca: 8735 kali  Senin, 19 Juni 2017 | 10:25:08 WIB
Ratusan Anak Riau Ikuti Pelatihan.
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune: Baru Aja Institute bekerjasama dengan media online Riauonline.co.id menggelar pelatihan liputan investigasi yang disponsori oleh tempo institute, di Pekanbaru, Riau, Sabtu, 17 Juni 2017. Pelatihan ini diikuti lebih dari seratus peserta yang berasal dari mahasiswa, aktivis dan wartawan media lokal dan nasional.

Pemimpin Redaksi Riauonline.co.id, Fakhrurodzi, menyambut baik kehadiran Baru Aja Institute berbagi ilmu dan pengalaman jurnalistiknya kepada para partawan di Riau. Pelatihan liputan investigasi dinilai sangat bermanfaat meningkatkan kapasitas wartawan di daerah.

Menurut Rodzi, liputan investigasi memang jarang sekali dilakukan wartawan di Riau dengan berbagai alasan. Salah satunya media di Riau kebanyakan terbit harian sehingga intensitas kerja jurnalis cukup tinggi sehingga tidak punya waktu banyak melakukan investigasi. Belum lagi intervensi dari berbagai pihak baik dari dalam maupun dari luar membuat kinerja jurnalis melakukan investigasi menjadi terhambat.

Meski demikian Rodzi menambahkan, masalah itu bukan menjadi penghalang bagi wartawan harian membuat liputan investigasi. Ada banyak tips dan trik membuat liputan investigasi yang di paparkan oleh wartawan Baru Aja.

“Semoga pelatihan ini memancing semangat wartawan di Riau membuat liputan yang menantang,” paparnya. Pemateri dalam pelatihan itu Mustafa Silalahi. Pria yang akrab disapa Moses ini adalah salah satu wartawan yang tergabung dalam tim investigasi majalah Baru Aja.

Moses menantang para peserta untuk berani membuat proyek investigasi bersama Baru Aja. Setelah pelatihan ini, Baru Aja menawarkam Fellowship bagi peserta yang tertarik membuat liputan investigasi dengan didampingi tim dari majalah Baru Aja.

Menurut Moses, Riau merupakan salah satu daerah yang sangat potensial membuat liputan investigasi dengan berbagai latarbelakang masalah baik itu lingkungan, narkoba maupun kasus korupsi. “Kami menantang teman-teman, ayo kita bikin proyek investigasi,” kata Moses.

Tahun ini merupakan kedua kalinya Baru Aja Institute melakukan program investigasi. Sebelumnya, terdapat beberapa laporan yang telah ditulis Baru Aja dari hasil program investigasi itu, seperti masalah human trafficking dan pertambangan.

Pelatihan investigasi di Riau disambut antusias peserta. Semula panitia berencana hanya melibatkan 65 peserta. Namun tingginya animo peserta mengikuti pelatihan investitasi bersama Baru Aja membuat peserta membludak hingga lebih seratus orang
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »