Bertukar Pengalaman, Tokoh Muda Asal Riau Bincang Santai dengan Wartawan

Dibaca: 18586 kali  Senin, 19 Juni 2017 | 05:48:11 WIB
Bertukar Pengalaman, Tokoh Muda Asal Riau Bincang Santai dengan Wartawan
Ket Foto : Diska Resha Putra (kanan) bersama wartawan.

PEKANBARU - riautribune : Tokoh muda asal Riau yang tengah bergelut di ibukota, Diska Resha Putra, memilih bersantai di warung kopi untuk berbincang dengan sejumlah wartawan di Pekanbaru.

Lelaki yang aktif di sebuah organisasi partai politik tersebut, ingin bertukar pengalaman, menyikapi sikap bangsa akhir-akhir ini. Ditemani dua sahabatnya, Ketua DPW Rescue Perindo Riau, Rio Indra Prasetya dan Ketua DPW Pemuda Perindo Riau, Dodon Delson, Diska bersemangat untuk mendapatkan masukan dari kalangan jurnalis.

"Ini baru pertama saya duduk dengan kawan-kawan wartawan di Riau. Saya dapat banyak pengalaman luas, ternyata Riau memliki keranekaragaman," ungkap Diska Resha Putra, Senin (19/6/2017).

Sebagai pemuda penerus bangsa, Diska Resha Putra atau disebut DRP ini merasa risih dengan isu yang berkembang di tanah air belakangan ini. Keberagaman antar agama dan golongan tengah dipertaruhkan akibat kepentingan politik. Sebagai negeri yang terdiri dari banyak suku bangsa dan agama, selama ini Indonesia selalu aman harmonis.

"Persoalan bangsa yang terjadi saat ini karena penegakan hukum kurang tegas dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa," lanjutnya.

Situasi bangsa yang penuh dengan polemik, Ia sebagai pemuda berharap negara harus lebih hadir dalam menyikapi persoalan agar publik mendapat jawaban yang jelas.

"Namun apa yang terjadi prahara di sana, kita di Riau saya lihat masih tetap solid dan tidak mudah terprovokasi. Pemuda di Riau harus mampu membangun kebersamaan dalam mencapai pembangunan yang ada," pesannya.

Riau sebagai gerbang Indonesia, nilai cucu tokoh pendiri salah satu partai Islam di Riau Salasa Siregar itu, sangat rawan terhadap berbagai aspek sosial. Terlebih daerah ini wilayah yang heterogen.

"Daerah lain patut mencontoh Riau. Kenapa demikian? Riau saya kira adalah mini Indonesia. Di sini hampir semua suku bangsa ada, tetapi sampai hari ini tetap aman damai dan tenang. Masyarakat terutama pemuda harus menjaga hal tersebut," pungkasnya. (rul)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Politik" Index »