Komisi VIII: Sidang Itsbat Penentuan Awal Ramadan dan Syawal Sebaiknya Ditiadakan

Dibaca: 11064 kali  Rabu, 24 Mei 2017 | 08:16:15 WIB
Komisi VIII: Sidang Itsbat Penentuan Awal Ramadan dan Syawal Sebaiknya Ditiadakan
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Sidang itsbat adalah sebuah ikhtiar duniawi pemerintah Indonesia bersama ulama dan ormas Islam dalam menetapkan 1 Ramadan dan Syawal. Karena itu maka bisa diubah dan diperbaharui.

"Sidang itsbat sudah berlangsung puluhan tahun dan layak dikaji keberadannya sesuai dengan perkembangan zaman termasuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang astronomi dan ilmu falaq," jelas Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid  dalam keterangan persnya (Selasa,  23/5).

Dengan kemajuan iptek ini, dia melanjutkan, sesungguhnya penetapan kalender hijriyah termasuk di dalamnya penetapan 1 Ramadlan dan 1 Syawal sudah bisa dilaksanakan dengan akurat puluhan ahun sebelumnya dalam sebuah Kalender Hijriyah Permanen seperti halnya kalender Masehi permanen.

Menurutnya, setidaknya ada enam alasan penghapusan tradisi sidang itsbat tersebut. Pertama, kemajuan iptek yang sudah mampu memprediksi dengan akurat penanggalan hari per hari untuk waktu puluhan tahun ke depan. Kedua, sidang itsbat sering mempertontonkan perbedaan pendapat di kalangan ulama dan pemimpin umat saat menghadapi bulan suci Ramadlan.

"Perbedaan pendapat ini oleh awam (ummat dan masyarakat), sering diartikan sebagai tidak adanya kekompakan bahkan kesan perpecahan ulama dan ormas jelang bulan suci Ramadlan," ungkapnya.(rmol)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Senin, 20 November 2017 - 22:38:18 WIB

Upaya Memaksimalkan Potensi dan Mendukung Kemajuan UKM di Indonesia

Pekanbaru-riautribune:Dalam upaya mendukung produktivitas dan perkembangan bisnis para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Telkomsel menyediakan solusi bisnis terlengkap melalui MyBusiness. Beragam solusi bisnis tersebut dihadirkan dalam ekshibisi yang berlangsung di empat titik, yakni Hotel Crowne Plaza Bandung      (2 November 2017), Hotel Aston Samarinda (8 November 2017), Hotel Grand Central Pekanbaru (16 November 2017), dan Hotel Novotel Solo (23 November 2017).