Dinilai Pelatih,

Marquee Player Sriwijaya FC Diimbau Jangan Hanya Jago Assist

Dibaca: 30150 kali  Selasa, 16 Mei 2017 | 17:04:38 WIB
Marquee Player Sriwijaya FC Diimbau Jangan Hanya Jago Assist
Ket Foto : foto internet

PALEMBANG - Penampilan marquee player Sriwijaya FC (SFC), Tijani Belaid, dalam dua partai terakhir belum terlihat maksimal. Selalu mendapat peluang emas untuk mencetak gol, namun mantan pemain Inter Milan ini malah memilih memberikan assist kepada rekan satunya timnya, yakni Alberto Goncalves.

Pelatih SFC, Oswaldo Lessa, usai pertandingan, menjelaskan hal itu dilakukan karena dia baru bergabung. Menurutnya, kondisi fisik Tije -sapaan akrab Tijani Belaid- saat ini juga belum 100%.

Dia juga belum mengenal lebih detail gaya permainan rekan-rekannya. Namun, Oswaldo sangat yakin, dengan teknik dan skill yang dimiliki, Tije dapat menjadi motor serangan sekaligus mesin gol Laskar Wong Kito -julukan SFC.

“Dia punya kualitas, skill yang bagus, teknik, umpan, dan tendangan bagus,” ucap Oswaldo.

Bila sudah benar-benar menyatu dengan rekan-rekannya yang lain, Tije dipastikan akan sulit dihentikan. Dia akan dapat mencetak gol dari segala momentum dan lebih banyak menciptakan assist untuk rekan-rekannya. Tije hanya memerlukan waktu untuk dapat beradaptasi.

“Dua minggu lagi, cukup baginya untuk hal itu,” tegasnya.(okz)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.