Jelang Ramadhan, Disperindag Pekanbaru Intensifkan Pengawasan Kepokmas

Dibaca: 46848 kali  Sabtu, 13 Mei 2017 | 00:09:44 WIB
Jelang Ramadhan, Disperindag Pekanbaru Intensifkan Pengawasan Kepokmas
Ket Foto : Produk yang dijual di salah satu supermarket.

PEKANBARU - riautribune : Menjelang masuk bulan suci Ramadhan 1438 H yang tinggal beberapa hari lagi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru melalui Bidang Perdagangan mengintensifan pengawasan Bahan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas).

Kabid Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, hasil pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya baru saja menemukan susu kadaluwarsa yang diedarkan dari salah satu ritel. Pihaknya berencana melakukan sweeping terhadap produk makanan dan minuman seiring dengan masih ditemukan produk-produk kadaluwarsa dijual di pasaran.

"Sebagai tindak lanjut temuan, kami sudah menggandeng Disperindag Provinsi Riau untuk mengintensifkan pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman yang ada di pasaran, meliputi pertokoan, pasar tradisional serta ritel," ujar Mas Irba, Jumat (12/5/2017).

Pengawasan pada saat Ramadhan dilakukan juga dimaksudkan mengantisipasi dengan banyaknya pangan impor yang beredar yang berbanding lurus dengan budaya konsumtif masyarakat yang tinggi pada saat itu.

"Jika pelanggaran ditemukan tidak tertutup kemungkinan kami akan memberikan sangsi terhadap pemilik berupa penegakan Undang-undang Pelayanan Konsumen," sampainya.

Disperindag, kata Mas Irba Sulaiman, juga mengajak dan meminta kepada masyarakat untuk aktif bekerjasama dengan pemerintah melaporkan bila menemukan adanya toko-toko yang menjual produk sudah tidak layak konsumsi. (lem/rul)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.