Riau Darurat Kabut Asap

Telkomsel Evakuasi Karyawan ke Tempat Aman

Dibaca: 103851 kali  Senin, 14 September 2015 | 17:10:54 WIB
Telkomsel Evakuasi Karyawan ke Tempat Aman
Ket Foto : Kondisi asap yang semakin parah di Kota Pekanbaru.(internet)

PEKANBARU-riautribune: Melihat kondisi kabut asap di Pekanbaru sangat membahayakan bagi kesehatan manusia, sejumlah perusahaan mulai mengambil langkah antisipatif. Misalnya seperti yang dilakukan Telkomsel Sumbagteng di Pekanbaru.

Tidak ingin karyawannya mati sia-sia, Telkomsel mengevakuasi karyawannya ke tempat-tempat yang aman dari kabut asap. Seperti pekan lalu, 50 karyawan Telkomsel diungsikan menginap di Hotel Jatra, Pekanbaru.

Namun karena kondisi kabut asap semakin membahayakan di Pekanbaru khususnya dan Riau umumnya, karyawan Telkomsel kembali dievakuasi ke tempat yang lebih aman, yakni ke Batam dan Padang. Tindakan mengevakuasi karyawan ini diakui oleh General Manager (GM) IT Telkomsel Sumbagteng, Awaluddin sebagaimana dilansir dari Riau Pos.co Senin (14/9).

"Ya sebanyak 50 karyawan Telkomsel di Pekanbaru diungsikan mulai Selasa, Rabu, Kamis lalu ke Hotel Jatra Pekanbaru untuk menghindari bahaya kabut asap. Biayanya ditanggung perusahaan. Sekarang karyawan kembali kami ungsikan ke tempat yang lebih aman yakni Kota Batam dan Kota Padang," kata Awaluddin.

Melihat kondisi kabut asap semakin parah di Pekanbaru dengan status Berbahaya, dr. Mardiansyah Kusuma dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan pemerintah harus segera mengambil tanggung jawab untuk menyelamatkan warganya dari bencana asap ini.

Dikatakan dr. Mardiansyah, warga harus diselamatkan ke tempat yang lebih aman. Kondisi tanda merah pada ISPU (berbahaya) secara teori kedokteran, artinya Kota Pekanbaru tidak layak lagi untuk sementara ini ditempati. Warga seharusnya diungsikan ke tempat aman. "Teori kedokteran mengatakan hindari tempat berbahaya dan cari tempat aman," kata dr Mardiansyah Kusuma.

Sementara itu, Senin (14/9) siang kemarin, sejumlah tokoh-tokoh masyarakat Riau dan para aktivis mulai menduduki Kantor Gubernur Riau di Jalan Jenderal Sudirman. Kedatangan tokoh masyarakat tersebut mendesak Plt. Gubri melakukan tindakan nyata untuk menyelamatkan masyarakat Riau agar tidak menjadi korban bencana kabut asap. (ehm)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu