Setelah Tampil Buruk, Rossi Temukan Solusi

Dibaca: 30032 kali  Selasa, 09 Mei 2017 | 16:11:54 WIB
Setelah Tampil Buruk, Rossi Temukan Solusi
Ket Foto : foto internet

JEREZ – Tes pascabalap yang dilakoni para pembalap MotoGP 2017 di Sirkuit Jerez, membuat sebagian besar pembalap merasa gembira. Meski catatan waktu yang mereka dapat pada tes pascabalap tidak berpengaruh pada hasil race, tetapi banyak pembalap yang merasa beruntung karena menemukan solusi atas permasalahan yang menimpanya ketika race.

Hal itu dialami juga oleh pembalap kawakan Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Hanya mampu finis di posisi 10 saat race di Jerez, membuatnya menuai kritik dari banyak pihak. Kendati demikian, Rossi kini mengaku telah menemukan solusi atas permasalahannya.

Meski VR46 hanya mencatatkan waktu 1 menit 40,463 detik dan hanya menempati urutan ke-21 pada tes pascabalap, rider asal Italia itu sudah merasa puas dengan apa yang diraihnya. Ia menganggap tes pascabalap kali ini benar-benar penting untuk perkembangan penampilannya.

“Ini tes yang sangat penting bagi kami. Meskipun, kami bukan yang tercepat, kami mencoba ban yang berbeda dan itu menarik untuk di masa depan,” ungkap Rossi, seperti diberitakan laman resmi MotoGP, Selasa (9/5/2017).

“Sasis baru tidak bekerja jauh lebih baik dari sebelumnya. Kami mencoba hal yang berbeda dan kami memahami beberapa hal penting untuk di masa depan, dan kami berpikir kami telah memecahkan permasalahan,” tambahnya.(okz)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.