Rekonstruksi pembunuhan satu keluarga, Andi Lala mau dihakimi warga

Dibaca: 40813 kali  Senin, 08 Mei 2017 | 12:23:59 WIB
Rekonstruksi pembunuhan satu keluarga, Andi Lala mau dihakimi warga
Ket Foto : foto internet

MEDAN - riautribune : Rekonstruksi pembunuhan sekeluarga di Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, disesaki warga. Mereka meneriaki pelaku Andi Lala Cs. Menjelang rekonstruksi, warga sudah memadati Jalan Bakaran Batu, Gang Bustami hingga ke rumah korban. Beberapa bahkan sampai memanjat pohon dan menaiki atap seng.

Segala sumpah serapah diteriakkan warga saat tiga pelaku yakni Andi Lala (37), Roni Agara (21) dan Andi Saputra (27) tiba di lokasi. Andi Lala memakai kursi roda karena kedua dengkulnya masih terluka setelah ditembak polisi.

Sementara Roni mengenakan tongkat penyangga, karena luka di kedua tukang keringnya. Andi Saputra juga terpincang dengan luka tembak di kakinya. "Woi, kurang ajar kau," teriak warga saat Andi Lala Cs dibawa melintas. Berbagai ungkapan kasar pun diucapkan kepada tersangka pembunuhan sadis itu.

Bahkan, ada warga yang menangis sambil menyumpahkan para pelaku. Polisi berupaya menenangkan dan menyatakan para pelaku bakal mendapat hukuman setimpal.

"Jangan enak kali dia mati Pak. Biar disiksa dulu baru dihukum mati. Lepaskan saja dia Pak, biar warga yang menghakimi. Lepaskan saja 10 menit Pak," teriak warga. Namun, tidak ada aksi anarki warga yang memadati sekitar lokasi rekontruksi. Reka ulang berlangsung lancar.

Andi Lala dibantu keponakannya, Roni Agara (21), dan Andi Saputra (27), membunuh pasangan suami istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (38) kedua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya (14) dan Gilang Laksono (11) dan mertua Riyanto, Marni (60). Di tubuh mereka ditemukan luka bekas hantaman benda tumpul. Sementara seorang balita, Kinara (4), kritis akibat perbuatan pelaku. Para korban ini masih berkerabat dengannya.

Pembunuhan itu terjadi di rumah korban di Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Minggu (9/4) dini hari. Setelah diselidiki, polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan ini. Andi Lala diringkus di Indragiri Hilir, Riau Sabtu (15/4) subuh. Roni dan Andi Saputra lebih dulu ditangkap, masing-masing di Tanjung Morawa dan Air Batu, Asahan.(mrdk)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Jumat, 19 April 2019 - 16:49:26 WIB

Antisipasi Kenaikan Trafik Saat Pilpres 2019

PEKANBARU-riautribune: PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik terkait dengan berlangsungnya Pemilihan Presiden, Rabu (17/4). Diperkirakan trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial (seperti Facebook, Instagram, Twitter), pesan singkat instan (seperti Whatapps, Telegram, LINE)