Asap Kian Parah

Pagi ini Dosen Kembali Berdemo

Dibaca: 75338 kali  Senin, 14 September 2015 | 09:30:20 WIB
Pagi ini Dosen Kembali Berdemo
Ket Foto : Kampus diselimuti asap: Kampus UR tidak bisa melaksanakan aktifitas, karena diselimuti asap tebal.

PEKANBARU-riautribune: Lagi dosen dari Universitas Riau melakukan aksi demonstrasi, menuntut gerakkan cepat pemerintah Riau dan pemerintah pusat dalam mengatasi bencana asap, Senin (14/9). Aksi demo yang sudah bergerak sejak pukul 08.05 WIB bergerak menunju kantor Gubernur Riau sebagai titik aksi , dan orasi sikap.

Suki salah satu dosen menunturkan,gerakkan aksi ini dilatar belakangi oleh ketidak seriusan pemerintah daerah, secara cepat dalam menindak pelaku pembakaran hutan dan lahan. Suki juga menuturkan polisi juga harus waspada, beberapa pengembang developer juga memanfaatkan situasi ini,membersihkan lahan-lahan calon perumahan dengan sistem membakar.

 “Saya perhatikan juga,developer ada yang curi-curi kesempatan. Menghindari biaya land clearing untuk perumahan,justru dengan membakar. Ini kan sudah sangat kacau namanya. Aparat harus tangkap pelaku itu,”ucap Suki.

  Sementara itu dari pantauan Riautribune.com,juga ada gerakkan demo dari amanat penderitaan rakyat (AMPERA). Para demonstran menyerukan gerakkan evakuasi terhadap masyarakat Riau,khususnya warga pekanbaru yang cukup merasakan dampak para dari asap. Demonstran Ampera juga menyerukan saatnya pihak asing memberikan bantuan kepada Riau yang saat ini sudah sangat merasakan dampak bencana. (ops)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Jumat, 19 April 2019 - 16:49:26 WIB

Antisipasi Kenaikan Trafik Saat Pilpres 2019

PEKANBARU-riautribune: PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik terkait dengan berlangsungnya Pemilihan Presiden, Rabu (17/4). Diperkirakan trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial (seperti Facebook, Instagram, Twitter), pesan singkat instan (seperti Whatapps, Telegram, LINE)