Tahanan Lapas Sialang Bungkuk, Dari Kasus Geng Motor Hingga Koruptor

Dibaca: 98330 kali  Jumat, 05 Mei 2017 | 14:28:05 WIB
Tahanan Lapas Sialang Bungkuk, Dari Kasus Geng Motor Hingga Koruptor
Ket Foto : Napi Lapas Sialang Bungkuk kabur sebagian ada yang ditangkap warga.

PEKANBARU - riautribune : Kabar heboh dari broadcast grup Whatshap, lebih dari 200 nara pidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan Sialang Bungkuk, Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, kabur usai sholat Jumat (5/5/2017) siang.

Lembaga Pemasyarakatan Sialang Bungkuk berada di Jalan Hangtuah persimpangan Jalan Sialang, di Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya. Lapas ini merupakan tahanan baru untuk mengurangi over kapasitas Lapas Kelas II A Pekanbaru yang terletak di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Tangerang Utara.

Berdasarkan catatan, Lapas Sialang Bungkuk dihuni hampir seribu lebih tahanan mulai dari kasus Narkoba, pemerkosaan, geng motor hingga koruptor.

Beberapa diantara tahanan yang terkenal ada Klewang, bos geng motor yang sempat meresahkan warga Pekanbaru. Klewang ditangkap di kawasan Stadion Utama, pada 2013 lalu. Kemudian ada juga mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, sebagai tahanan kasus korupsi APBD oleh KPK. Serta juga ada Said Saklul Amri, mantan Kepala BPBD Riau yang tersangkut kasus korupsi proyek KAT Dinas Sosial.

Kemudian ada beberapa nama lain seperti Guntur, mantan Kepala BKD Riau dan lain sebagainya.

Saat ini tengah berlangsung pengejaran pada sejumlah tahanan yang kabur, sebagian berhasil ditangkap polisi dan warga sekitar Lapas. Para tahanan kabur setelah berhasil mendobrak pintu penjagaan. Kerusuhan dipicu karena telah mendapatkan jatah makanan. (rul)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukrim" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.