BPS Riau: Pencabutan Subsidi Listrik 900 VA Picu Inflasi

Dibaca: 33189 kali  Kamis, 04 Mei 2017 | 22:47:36 WIB
BPS Riau: Pencabutan Subsidi Listrik 900 VA Picu Inflasi
Ket Foto : Ilustrasi/Net

PEKANBARU - riautribune : Badan Pusat Statistik (BPS) Riau memperkirakan dampak dari pencabutan subsidi listrik bagi golongan 900 Volt Ampere (VA) oleh pemerintah, akan memicu terjadinya inflasi pada semester dua tahun ini.

Sebagaimana ditetapkan pemerintah pada golongan yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) tidak diberlakukan lagi subsidi. Pencabutan subsidi tahap ketiga ini berlaku mulai 1 Mei 2017, sedangkan pada tahap pertama dilakukan Januari dan tahap kedua pada Maret lalu.

Kepala BPS Provinsi Riau, Aden Gultom menjelaskan, pencabutan subsidi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik PT PLN (persero) mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 VA yang mampu secara ekonomi, bisa menimbulkan inflasi yang cukup tinggi.

"Pencabutan subsidi itu hampir dipastikan mengganggu kesejahteraan masyarakat dan memicu penambahan jumlah orang miskin baru, sebab selama ini tarif dasar listrik selalu menjadi pemicu inflasi," ujar Aden Gultom, kemarin.

Menurutnya, tidak saja kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) selalu pemicu inflasi, jika harga komoditi ditetapkan mengalami kenaikan juga menyebabkan terjadinya inflasi. (lem/rul)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 19:53:37 WIB

TMMD Ke 101, Pemkab Inhil Nilai Masyarakat Bangkit Bersama TNI

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Inhil, H Darussalam MM membuka secara resmi acara tatap muka Ketua Tim Pengawasan Evaluasi (Wasev) Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 101 tahun 2018 Kodim 0314/Inhil bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda.