Kadis Pariwisata : Pariwisata Sektor Unggulan Devisa Negara

Dibaca: 43605 kali  Kamis, 04 Mei 2017 | 14:35:58 WIB
Kadis Pariwisata : Pariwisata Sektor Unggulan Devisa Negara
Ket Foto : foto internet

PEKANBARU - riautribune : Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman, menyebutkan, Sektor Pariwista merupakan salah satu sektor andalan pemerintah Indonesia untuk menghasilkan devisa negara.
 
Oleh karena itu pemanfaatan, pengembangan, pengelolaan di sektor pariwisata haruslah mendapat perhatian serius dari pemerintah dengan melibatkan peran serta lima eleman yaitu pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas dan media. Lima elemen ini disebut juga sebagai Penta Helix  yang mendorong sektor pariwisata di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Fahmizal pada saat membuka kegiatan pelatihan manajemen pengelolaan objek pariwisata di Kota Pekanbaru, pada Rabu (3/5/17), yang dihadiri oleh Direktur Pasca Sarjana STP Bandung Dr Haryadi Darmawan, Kepala Seksi Daya Tarik Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Belitung Yuliansyah, Direktur LSP Lancang Kuning Riyono, DIR PAM Objek Vital Polda Riau, dan DPH HPI Riau Osvian Putra.

Fahmizal Usman menjelaskan, Sumber Daya Manusia (SDM) yang termasuk menjadi kunci utama untuk mengembangkan pariwisata sebagai sektor pendukung ekonomi yang memiliki peranan penting untuk mendorong percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi. "Apalagi jumlah tenaga yang terserap dari sektor pariwisata lebih besar dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja dari sektor lain, yang saat ini sektor pariwisata di Indonesia mampu menyumbang 10,13 juta tenaga kerja langsung dan tak langsung," ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman.

"Pelatihan manajemen pengelolaan objek pariwisata merupakan bagian dari penyelenggaraan pariwisata untuk meningkatkan peran dan fungsi pengelolaan pariwisata agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kemudian membina para pengelola objek wisata maupun stakeholder yang bergerak di dalamnya agar lebih proaktif dalam mengelola dan mengembangkan objek wisata," kata Fahmizal Usman.

Secara umum kegiatan pelatihan manajemen pengelolaan objek pariwisata yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai pengelolaan objek pariwisata yang ada di Provinsi Riau dan mendorong perkembangan daya tarik wisata yang ada di Provinsi Riau sehingga mampu menjadi objek wisata unggulan.

Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Dispar Riau Fuadi saat diwawancarai para insan pers menambahkan, peserta pelatihan ini diikuti 25 orang peserta, terdiri dari pengelola objek wisata yang berasal dari kabupaten/kota se-provinsi Riau.

"Sasaran dari kegiatan ini agar dapat meningkatkan kualitas masyarakat, pelaku pariwisata dalam pengembangan pariwisata, dan terciptanya sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang mampu menjadi sumber utama pendapatan asli daerah," jelas Fuadi.

Dunia Pariwisata merupakan bisnis sangat dinamis, yang didalamnya dipenuhi tantangan dan persaingan yang ketat, baik antar negara maupun antar daerah destinasi pariwisata itu sendiri. Untuk memenangi persaingan itu, perlu terus membenahi kekurangannya secara bersama-sama dan ketertinggalan infrastruktur, regulasi, dan sebagainya, maka sumber daya manusia yang ikut memegang peranan penting dalam bisnis pariwisata harus terus menerus ditingkatkan kemampuannya.(rls)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »