Bupati Inhil HM. Wardan Pimpin Upacara HUT Satpol PP dan Damkar

Dibaca: 29168 kali  Selasa, 18 April 2017 | 15:40:54 WIB
Bupati Inhil HM. Wardan Pimpin Upacara  HUT Satpol PP dan Damkar
Ket Foto :

TEMBILAHAN - riautribune :  Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan, menjadi inspektur upacara (Irup) Hari Kesadaran Nasional, HUT Damkar ke-98 dan HUT Satpol PP ke-66. Upacara berlangsung khidmad di Lapangan Gajahmada Tembilahan, Senin (17/4/2017).

Wardan yang membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), mengatakan, Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya harus membuka dialog terlebih dahulu kepada seluruh lapisan masyarakat atas langkah dan kebijakan yang akan diambil.

Satpol PP harus selalu peka terhadap segala bentuk perubahan-perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Sehingga dapat melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menghindari dampak yang lebih besar. "Satpol PP harus meningkatkan disiplin, dedikasi dalam tugasnya dan tingkatkan jejaring kerja baik dengan sesama anggota Satpol PP maupun unsur-unsur lain seperti Kepolisian, TNI dalam mendukung tugas dan fungsi di Lapangan," pesan Wardan.

Wardan mengatakan, semangat korps harus terus ditumbuh-kembangkan bersama. Satpol PP mempunyai tugas tujuan yang sama sebagai garda terdepan di daerah dalam menegakkan peraturan daerah dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman serta perlindungan masyarakat.

Wardan juga menyampaikan tanggal 1 Maret merupakan hari bersejarah hari bersejarah bagi petugas pemadam kebakaran yang dahulu dikenal dengan sebutan Brandweer. Sejak tahun 1919, Brandweer atau Pemadam Kebakaran telah memberi pelayanan pencegahan, pemadaman kebakaran dan penyelamatan terhadap korban kebakaran dan bencana lainnya.

"Kita mengenang kisah perjuangan dan pengorbanan petugas Pemadam Kebakaran dalam melakukan perlawanan terhadap kobaran api, baik di permukiman penduduk, bangunan gedung publik, pabrik/industri, pasar, hutan dan lahan gambut," kata Wardan.

Wardan berharap petugas pemadam kebakaran juga harus siap melakukan penyelamatan jiwa serta harta benda masyarakat, baik pada waktu kejadian kebakaran maupun bencana lainnya. "seperti kasus orang dengan gangguan ingatan naik ke tower, orang yang jatuh ke sumur, tertimbun longsor dan lain sebagainya," ucapnya.

Sosok petugas pemadam kebakaran  hadir memberikan pelayanan kebakaran kepada masyarakat guna merealisasikan tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran yang dikenal dengan Panca Dharma.

''Semoga tim pemadam kebakaran dapat terus memberikan kenyamanan ketertiban dan keamanan kepada masyarakat, khususnya keamanan dari musibah kebakaran. Sesuai moto, tidak akan pulang sebelum padam,'' pungkasnya. (Adv)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »