Bupati Bengkalis Terima Hibah Aset Kementerian PUPR

Dibaca: 32750 kali  Kamis, 13 April 2017 | 11:09:45 WIB
Bupati Bengkalis Terima Hibah Aset Kementerian PUPR
Ket Foto : foto Hrc

JAKARTA - riautribune : Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama 90 kepala daerah se-Indonesia dan ketua yayasan, Rabu (12/4/2017) terima hibah aset dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Serah terima hibah aset kepada daerah ditandai dengan penandatanganan naskah berita acara di kantor Kementerian PUPR antara kepala daerah dan ketua yayasan. Penandatangan serah terima Honda hibah alat berat dilakukan antara Direktur Jenderal Cipta Karya Sri Hartoyo disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti Eko Susetyowati.

Selain hadir Bupati Bengkalis Amril Mukmin juga hadir Kepala daerah dari Provinsi Riau, yakni Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto, Bupati Kuansing Marsini, Plt Bupati Rokan Hulu Sukiman, Walikota Dumai Zul As.

Sementara itu turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arman, Plt Kepala Dinas PUPR Bengkalis Tajul Mudaris, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Ermi Julharnis.

Peralatan berat berupa buldozer dan ekskavator masing-masing satu unit untuk pengelolaan dan penanganan di tempat penampungan akhir sampah di Bengkalis. Terkait dengan penyerahan aset dari Kementerian PUPR ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyambut baik, karena peralatan tersebut sebagai sarana mendukung pelayanan kepada masyarakat terutama dalam penanganan sampah.

Sesuai arahan Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti Eko Susetyowati, setelah peralatan berat ini diserahkan, selanjutnya daerah harus memanfaatkan dan merawat dengan baik. Karena aset milik negara yang diserahkan kepada daerah, dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat.

"Setelah serah ini, kita intruksikan kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, untuk memanfaatkan peralatan tersebut sebaik mungkin. Apalagi sekarang sudah jadi aset daerah, harus dirawat," ungkap Amril.

Amril berharap kedepan semakin banyak program kegiatan pusat untuk Kabupaten Bengkalis, mengingat masih banyak infrastruktur yang dibutuhkan oleh daerah. Seperti infrastruktur jalan, jembatan, sarana penunjang tranportasi, pariwisata dan lainnya.

“Terlebih Kabupaten Bengkalis masuk dalam kawasan terluar yang berbatasan dengan Negeri Jiran, harapan kita kedepan program dari pemerintah pusat terus bertambah. Karena saat ini kita masih terus berbenah untuk meningkatkan infrasktruktur dan pelayanan kepada masyarakat,” tandas suami dari Kasmarni ini.

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.