Kenduri Seni VII di Danau Naga Sakti Jadi Pilihan Komunitas Seni Rumah Sunting

Dibaca: 25959 kali  Kamis, 30 Maret 2017 | 11:03:58 WIB
Kenduri Seni VII di Danau Naga Sakti Jadi Pilihan Komunitas Seni Rumah Sunting
Ket Foto : Camat Pusako, Andi Putra, memperlihatkan lokasi Danau Naga Sakti kepada Ketua Komunitas Seni Rumah Sunting Pekanbaru.

PEKANBARU-riautribune: Sukses menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Kuantan Singingi, Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) Pekanbaru kembali menggelar Kenduri Puisi VII pada 15-16 April 2016 mendatang. Kali ini kegiatan tersebut digelar di kawasan konsesi Danau Naga Sakti di Desa Dosan, Kecamatan Pusako, Siak.

Ketua KSRS Pekanbaru Kunni Masrohanti mengaku sudah melihat lokasi kegiatan di Danau Naga Sakti, bersama Camat Pusako, Andi Putra. Hal yang menarik Rumah Sunting sehingga kegiatan ini dilaksanakan di sana karena danau tersebut sedang dikelola oleh masyarakat penuh semangat mesti belum ada penyerahan resmi dari perusahaan PT Arara Abadi.

"Persoalan-persoalan di tengah masyarakat juga puisi yang sangat indah untuk ditulis dan dibaca. Apalagi Danau Naga Sakti ini berada di dalam kawasan konsesi perusahaan. Kami mengajak sastrawan, seniman, penulis dan komunitas sastra untuk datang ke tempat ini bersama-sama menulis dan membaca puisi," sebut Kunni, Rabu (29/3/2017).

Semakin ramai orang datang, lanjut dia, semakin ramai kegiatan di sini, mudah-mudahan danau dan hutan bisa lebih terjaga dan dikembangkan oleh masyarakat bersama pemerintah, perusahaan dan pihak terkait lainnya.

"Terimakasih kepada camat yang memberikan dukungan dan kesempatan kepada kami untuk berpuisi di sini. Mudah-mudahan puisi bisa menjadi jalan kebaikan," tutur Kunni.

Danau Naga Sakti menjadi lokasi pilihan dengan banyak alasan. Selain semangat masyarakatnya yang luar biasa ingin mengelola tempat tersebut sebagai pusat wisata, seni dan budaya, juga memang cocok dengan konsep pelaksanaan Kenduri Puisi. "Danau yang tenang, hutan yang hijau, menjadikan Danau Naga Sakti memang tepat untuk lokasi Kenduri Puisi," ujar Kunni lagi.

Secara lisan, danau ini memang sudah diserahkan perusahaan kepada masyarakat untuk dikelola dan dikembangkan, tapi belum ada hitam di atas putih, atau belum ada berita acara secara resmi. Keinginan masyarakat untuk mengelola tempat ini bukan hanya mengembangkan sebagai tempat wisata, tapi bagaimana agar danau dan hutan di sekelilingnya tetap terjaga.

Rencana Kenduri Puisi VII di Danau Naga Sakti mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan Camat Pusako, Andi Putra. Tak heran jika selama survei lokasi Camat mendampingi tim Rumah Sunting. Begitu juga dengan masyarakat di sana. Tanpa basa-basi, tanpa ragu, camat menunjukkan satu persatu apa yang telah diperbuat di sekitar kawasan danau.

"Kawan-kawan Rumah Sunting bersama penyair, seniman, sastrawan mau datang ke sini saja kami sudah senang. Danau Naga Sakti ini berada di kawasan perusahaan, tapi kami berusaha sebisa mungkin agar danau ini bisa dikelola masyarakat dan hutan di sekitarnya terus terjaga dengan baik. Kami juga siap membaca puisi," ungkap Andi Putra.(rul)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 20 September 2017 - 14:54:07 WIB

Momo Gheisa Tiba di Rumah Duka, Isak Tangis Pun Membahana

Veronica Morina Sinaga atau yang dikenal sebagai Momo Geisha, tiba di rumah duka Jalan Kurnia, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, pada Rabu (20/9/2017) sekitar pukul 12.50 WIB. Kedatangan Momo karena mendapat kabar, Sang Ayah Jabonar yang juga wartawan senior di Kabupaten indragiri Hulu Rengat.