Warga Bengkalis Kesulitan Dapatkan Gas Melon

Dibaca: 39424 kali  Senin, 27 Maret 2017 | 14:15:29 WIB
Warga Bengkalis Kesulitan Dapatkan Gas Melon
Ket Foto : illustrasi Internet

BENGKALIS - riautribune : Sejumlah ibu rumah tangga di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram atau lazim disebut gas melon di daerah itu.

"Kami sudah mutar-mutar mencari gas 3 kg ini, dan ini baru mendapatkannya di kedai desa lain," kata seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Jalan Pramuka, Kecamatan Bengkalis, Asmidah di Bengkalis, Senin (27/3/2017).

Menurut dia, kebutuhan gas 3 kg bagi rakyat kecil mestinya jangan dipersulit. Karena masyarakat miskin khususnya sangat membutuhkan gas 3 kg tersebut guna kebutuhan sehari-hari.

Warga lainnya juga mengeluhkan hal yang sama, kesulitan mendapatkan gas melon itu bukan hanya hari ini saja yang dirasakan warga di daerah itu, namun sejak tiga hari belakangan mereka kesulitan mendapatkan gas.

Sementara itu, agen gas elpiji, Yasin menyebutkan bahwa, pasokan gas elpiji 3 kg dari Pertamina ke distributor masih tetap berjalan sebagaimana biasanya dan tidak ada pengurangan.

"Gas 3 kg ini kan memang khusus untuk warga miskin, jadi masyarakat yang masih dalam kategori mampu sebaiknya menggunakan gas 5.5 kg, agar kuota gas 3 kg untuk warga miskin ini tidak habis," kata Yasin.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprind) Kabupaten Bengkalis, Burhanuddin di Bengkalis menyebutkan, di kecamatan Bengkalis sendiri tidak terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg.

"Hingga saat ini, informasi dari agen-agen di kabupaten Bengkalis bahwa tidak terjadi kelangkaan, hanya saja kekurangan pada kuota gas, di mana penggunaan gas pada usaha mikro kecil menengah dan jumlah penduduk semakin meningkat," kata Burhanuddin.

Untuk itu katanya lagi, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah itu dianjurkan untuk menggunakan gas berisi 5,5 kg.
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.