PKB Riau Desak Plt. Gubri Naikkan Status Bencana Jadi Tanggap Darurat

Dibaca: 143332 kali  Senin, 07 September 2015 | 16:38:07 WIB
PKB Riau Desak Plt. Gubri Naikkan Status  Bencana Jadi Tanggap Darurat
Ket Foto : Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Provinsi Riau Abdul Wahid, S.Pdi

PEKANBARU-riautribune: Ketua  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Provinsi Riau Abdul Wahid, S.Pdi akhirnya buka suara juga tentang musibah kabut asap yang tengah melanda Provinsi Riau saat ini. Sikap tersebut barangkali bentuk "gerah"-nya wakil rakyat yang berada di Gedung Lancang Kuning terhadap kabut asap yang kian mendera masyarakat dan belum nampak titik penyelesaiannya.

Melalui akun facebook-nya, Abdul Wahid yang juga Ketua DPW PKB Provinsi Riau mem-posting sikap fraksinya terkait dengan musibah kabut asap. Musibah kabut asap yang sudah berlangsung selama 18 tahun ini, menjadi sebuah keprihatinan yang mendalam bagi Fraksi PKB DPRD Provinsi Riau. Karena di samping menyebabkan terganggunya kesehatan masyarakat Riau, juga berpengaruh terhadap sektor ekonomi.

Karena itu, melalui pernyataan sikapnya, mencermati kondisi yang ada saat ini, Fraksi PKB DPRD Provinsi Riau meminta agar status bencana saat ini ditingkatkan menjadi TANGGAP DARURAT. Dengan demikian segala kekuatan akan dikerahkan untuk memadamkan api dan menghilangkan asap. Sehingga masyarakat Riau umumnya dan Pekanbaru khususnya akan bisa menikmati kehidupan secara normal.

Fraksi PKB juga mengusulkan agar dibentuk panitia khusus Penanggulangan Kabut Asap dan Pembakaran Lahan yang akan berupaya menelaah permasalahan dan mencarikan solusi konkrit serta permanen. Bahkan, Fraksi PKB menyarankan nantinya melalui Pansus akan dapat diurai semua persoalan terkait kabut asap dari hulu hingga ke hilir-nya. (ehm)
PEKANBARU-riautribune: Ketua  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Provinsi Riau Abdul Wahid, S.Pdi akhirnya buka suara juga tentang musibah kabut asap yang tengah melanda Provinsi Riau saat ini. Sikap tersebut barangkali bentuk "gerah"-nya wakil rakyat yang berada di Gedung Lancang Kuning terhadap kabut asap yang kian mendera masyarakat dan belum nampak titik penyelesaiannya.

Melalui akun facebook-nya, Abdul Wahid yang juga Ketua DPW PKB Provinsi Riau mem-posting sikap fraksinya terkait dengan musibah kabut asap. Musibah kabut asap yang sudah berlangsung selama 18 tahun ini, menjadi sebuah keprihatinan yang mendalam bagi Fraksi PKB DPRD Provinsi Riau. Karena di samping menyebabkan terganggunya kesehatan masyarakat Riau, juga berpengaruh terhadap sektor ekonomi.

Karena itu, melalui pernyataan sikapnya, mencermati kondisi yang ada saat ini, Fraksi PKB DPRD Provinsi Riau meminta agar status bencana saat ini ditingkatkan menjadi TANGGAP DARURAT. Dengan demikian segala kekuatan akan dikerahkan untuk memadamkan api dan menghilangkan asap. Sehingga masyarakat Riau umumnya dan Pekanbaru khususnya akan bisa menikmati kehidupan secara normal.

Fraksi PKB juga mengusulkan agar dibentuk panitia khusus Penanggulangan Kabut Asap dan Pembakaran Lahan yang akan berupaya menelaah permasalahan dan mencarikan solusi konkrit serta permanen. Bahkan, Fraksi PKB menyarankan nantinya melalui Pansus akan dapat diurai semua persoalan terkait kabut asap dari hulu hingga ke hilir-nya. (ehm)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu