Gubri Tinjau Pembangunan Jembatan Siak IV

Dibaca: 30238 kali  Selasa, 21 Maret 2017 | 10:56:21 WIB
Gubri Tinjau Pembangunan Jembatan Siak IV
Ket Foto : foto Humas Pemprov

PEKANBARU - riautribune : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman tinjau jembatan Siak IV. Pada kesempatan ini, orang nomor satu di Riau ini juga mengajak Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau Dadang Eko Purwanto. Selama peninjauan, Gubernur sempat memperhatikan beberapa bagian proses jembatan yang sampai saat ini masih dalam proses tender Manajmen Kontruksi (MK) yang kemudian dilanjutkan dengan proses tender fisik.

"Sekarang proses tender MK," kata Gubernur Riau, Senin (20/3/17).‎ Diharapkan Juni mendatang proses pengerjaan fisik sudah dimulai hingga 18 bulan ke depan. Artinya sebelum akhir masa jabatan Gubernur Riau berakhir.

"Dikerjakan dalam bentuk multiyears. Penilaian yang ada termasuk materail dan fisik sudah ada 79 persen. Kita melanjutkan tinggal 21 persen diluar jalan akses sekitar 40 persen. Mudah-mudahan selesai sesuai dengan target yang kita tentukan," ujar Andi Rachman.

Ada pun untuk jalan Sembilang yang merupakan akses jalan yang ada di Rumbai Pesisir, ditenderkan sebesar Rp17 miliar. Proses tender jalan ini dilaksanakan secara bersamaan dengan lelang jembatan.

Usai meninjau jembatan Siak IV yang sudah bertahun-tahun mangkrak tersebut, dilanjutkan dengan memberikan penjelasan dengan warga sekitar yang juga memang mempertanyakan soal kelanjutan jembatan yang menghubungkan antara kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir tersebut.(rtc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.