Menteri Susi: Jangan Buang Sampah ke Laut!

Dibaca: 28749 kali  Selasa, 21 Maret 2017 | 09:36:29 WIB
Menteri Susi: Jangan Buang Sampah ke Laut!
Ket Foto : foto internet

KOLAKA - riautribune : Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengingatkan kepada warga masyarakat agar tidak membuang sampah khususnya plastik ke laut.

Menurut Susi, saat ini sampah plastik banyak dibuang di laut mencapai sembilan juta ton per tahun, dan Indonesia menjadi penyumbang sampah terbanyak urutan kedua di dunia. "Karena itu, kita imbau kepada semua masyarakat agar tidak membuang sampah khususnya plastik ke laut," katanya, Selasa (21/3/2017).

Susi juga menjelaskan bahwa jika sampah plastik memenuhi lautan, maka otomatis ikan akan hilang dan bisa mengurangi pendapatan nelayan tangkap serta akan merusak biola laut lainnya. Dia menjelaskan pula, sampah plastik yang dibuang ke laut harus ditangani khusus dengan melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah itu ke daratan.

"Di Kolaka ini ada Antam dan beberapa bank milik BUMN harus bersinergi membuat program penanganan sampah di laut," ujarnya.

Perusahaan-perusahaan BUMN itu, kata Susi, bisa membeli mesin pengolah sampah plastik walaupun mesin bekas. Karena itu diimbau agar sampah tidak dibuang ke sungai dan laut lagi. "Nanti ditakutkan ketika orang masih membuang sampah di sungai dan laut akan lebih banyak sampah dari pada ikannya, dan ini tidak boleh terjadi," kata Susi.(okz)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.