Akhirnya Firdaus - Ayat Ditetapkan Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru 2017-2022

Dibaca: 26138 kali  Rabu, 15 Maret 2017 | 12:18:13 WIB
Akhirnya Firdaus - Ayat Ditetapkan Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru 2017-2022
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Berdasarkan Surat Keputusan KPU nomor 11/Kpts/KPU-kota-004.435265/lll/2017, Pasangan calon terpilih Firdaus-Ayat Resmi kembali memimpin Kota Pekanbaru 2017-2022 dengan perolehan suara terbanyak yakni 94.784 suara atau 33,17 persen dari total suara sah.

Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada pemilihan walikota dan wakil walikota Pekanbaru Tahun 2017.

Hadir dalam rapat pleno terbuka ini di antaranya Pejabat Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Perwakilan Panitia Pengawas (Panwas), Komisioner KPU Provinsi Riau, Wakil Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono, serta perwakilan pimpinan Parpol dan undangan lainnya.

Rapat pleno terbuka ini langsung dipimpin dan dibuka oleh Ketua KPU Pekanbaru Amiruddin Sijaya, kemudian acara dilanjut dengan pembacaan dan penandatangan berita acara dan penyerahan SK penetapan calon terpilih oleh Ketua KPU Pekanbaru kepada masing-masing perwakilan Parpol dan kepada pasangan terpilih Firdaus- Ayat.

Seperti diketahui, hasil rapat pleno terbuka KPU dengan agenda rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat Kota Pekanbaru telah menetapkan Paslon nomor urut 3 ini sebagai pemenang Pemilihan Walikota (Pilwako) pada Rabu (22/2/17) lalu.

Dan perolehan suara terbanyak pada saat rekapitulasi penghitngan suara tingkat Kota Pekanbaru didapat, Firdaus-Ayat Cahyadi yang diusung koalisi partai politik (parpol) Demokrat, PKS dan Gerindra ini meraih suara terbanyak yakni 94.784 suara atau 33,17 persen.

Sementara perolehan suara terbanyak kedua diraih paslon Destrayani Bibra-SUA dengan 62.501suara (21,87 persen), disusul paslon M Ramli-Irvan Herman dengan 59,694 suara (20,89). Peringkat keempat dan kelima dalam perolehan suara diraih paslon Herman Nazar, SH, MSi-Defi Warman dengan 46.606 suara (16,31 persen) serta Syahril-Said Zohrin dengan 22.202.(hrc)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.