Bupati Pelalawan Buka Raker Kades dan BPD

Dibaca: 28479 kali  Kamis, 09 Maret 2017 | 11:56:16 WIB
Bupati Pelalawan  Buka Raker Kades dan BPD
Ket Foto : foto Rtc

PANGKALANKERINCI - riautribune : Bupati Pelalawan HM Harris meminta para kepala desa (Kades) bekerja sesuai aturan. Hal tersebut disampaikan Harris saat membuka Rapat Kerja (Raker) Kades dan ketua BPD se-kabupaten Pelalawan, Kamis (9/3/17).

"Jangan takut terhadap tekanan para oknum manapun, tetap kerja sesuai aturan. Sebab dengan mengikuti aturan, kita akan tetap on the track dalam melaksanakan kegiatan di desa,” tegas Harris.

Harris menekankan agar kades berhati-hati dalam mengelola keuangan desa, baik Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) maupun PID, jika tidak ingin berurusan dengan penegak hukum.

“Selama kades bekerja sesuai aturan, kami akan perjuangkan. Tapi jika ada permainan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) jangan harap bisa bekerja dengan tenang,” ucapnya.

Pemerintah kabupaten Pelalawan kata bupati Harris sudah memberdayakan sarjana-sarjana didesa tempatan dijadikan sebagai pendamping desa."Pendamping desa ini bertujuan agar, pengelolan dana desa ini terarah dengan baik," papar Harris.

Saat ini dana desa dari berbagai tingkatan begitu banyak masuk. Untuk itu, Harris meminta perlu kerjasama yang baik antara pemerintahan desa, BPK serta tokoh masyarakat.(rtc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.