Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perdana Korupsi E-KTP

Dibaca: 52571 kali  Kamis, 09 Maret 2017 | 09:24:31 WIB
Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perdana Korupsi E-KTP
Ket Foto : illustrasi Internet

JAKARTA - riautribune : Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) 2011-2012 digelar di Pengadilan Tinfak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017).

Rencananya sidang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Agenda sidang perdana yakni pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum. Tebalnya sekitar 120 halaman.

Dua orang yang akan duduk di kursi terdakwa, yakni Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Irman.

Kasus korupsi e-KTP menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun. Diduga, ada sejumlah nama, termasuk anggota DPR RI periode lalu, yang disebut dalam dakwaan.

Pada hari ini, fakta tersebut akan terungkap dalam persidangan. Menurut Juru Bicara KPK Febri Dianysah, tidak semua nama yang disebut merupakan pelaku korupsi dalam kasus e-KTP.

"Tentu tidak terhindarkan penyebutan nama pihak tertentu dan perannya masing-masing. Meskipun belum tentu semuanya merupakan pelaku dalam perkara ini," kata Febri.

Selama penyidikan kasus ini, ada 23 anggota DPR yang dipanggil untuk diperiksa. Dari jumlah tersebut, hanya 15 anggota DPR yang memenuhi panggilan penyidik KPK.

Proyek pengadaan e-KTP dimenangkan konsorsium Perusahaan Umum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI).

Konsorsium itu terdiri atas Perum PNRI, PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo persero), PT LEN Industri (persero), PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthaputra.

Nilai proyek multiyears pengadaan e-KTP lebih dari Rp 6 triliun. Dalam proses penyidikan, KPK menerima penyerahan uang sekitar Rp 220 miliar dari pihak korporasi.

Uang tersebut berasal dari 5 perusahaan dan 1 konsorsium. Selain itu, KPK juga menerima penyerahan uang senilai Rp 30 miliar dari 14 orang, yang sebagiannya merupakan anggota DPR RI.(kmps)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Kamis, 09 Juli 2020 - 12:19:08 WIB

Warga Kelurahan Tanjung Kapal Gelar Acara Reses Eddy Mohd Yatim

PEKANBARU-riautribune: Salah satu titik yang juga dikunjungi oleh anggota DPRD Riau Eddy A MOhd Yatim, pada momen reses ini adalah kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.Kepada warga, Ketua Komisi V bidang kesejahteraan ini banyak membahas perihal BLT selama covid19 dan program-program yang diinginkan oleh masyarakat sesuai dengan prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Riau 2021.