Bakso Diduga Babi Selesai Diuji, Hasilnya?

Dibaca: 44571 kali  Selasa, 07 Maret 2017 | 16:00:49 WIB
Bakso Diduga Babi Selesai Diuji, Hasilnya?
Ket Foto : illustrasi Internet

PEKANBARU - riautribune : Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pekanbaru telah menerima hasil uji sample bakso dari veteriner Bukittinggi. Pengujian ini untuk memastikan apakah benar ada bakso sapi mengandung babi.

Hal tersebut dikatakan Kadistanak Pekanbaru, El Syabrina. “Tidak ada (babi). Negatif, ini hasilnya baru kemaren keluar dari Laboratorium veteriner Bukittinggi,” sebut El Syabrina, Selasa (07/03/2017).

Jenis sample bakso yang diuji ada daging sapi dan ayam. “Jadi bakso terindikasi babi yang sempat heboh, hasilnya negatif,” katanya.

El Syabrina sebut memang pada pengujian pertama ada indikasi, tetapi belum positif kandungan babi di dalamnya. “Aku tidak mau pakai satu labor. Sample yang sama kami uji di Dua laboratorium lain, punya peternakan provinsi  Riau dan veteriner Bukittinggi. Dua-duanya  hasilnya negatif,” sebutnya.

El Syabrina juga menjelaskan bukan pihaknya mau menutup-nutupi Kalau ada indikasi daging babi tersebut. “Karena hasil uji sampel pertama meragukan. Makanya kami uji lagi. Kalau positif terindikasi tentunya kami akan lapor ke lapor ke pihak berwajib,” katanya.

Dengan hasil tersebut El Syabrina berharap dapat membuat masyarakat tenang. “Silahkan masyarakat makan bakso dengan tenang,” ujar El Syabrina.(bpc)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.