Suksesi Bupati Kampar 2017

Ketua PWI Deklarasi Siap Maju

Dibaca: 115121 kali  Kamis, 03 September 2015 | 09:26:01 WIB
Ketua PWI Deklarasi Siap Maju
Ket Foto : Ketua PWI Cabang Kampar, Aprizal SE saat menyatakan maju pada suksesi Pilkada Kabupaten Kampar 2017-2022 di Plaza Bangkinang, Rabu (2/9) foto : say

BANGKINANG-riautribune: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Kampar, Aprizal, SE mendeklarasikan diri siap maju pada suksesi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Kampar tahun 2017-2022.

Tekad Aprizal ini dinyatakannya saat acara silaturrahmi PWI dan Insan Pers Kabupaten Kampar bersama mitra kerja di Plaza Bangkinang, Rabu (2/9) kemarin. "Saya nyatakan siap maju sebagai kandidat bakal calon Bupati Kampar tahun 2017-2022”, katanya dihadapan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkomida), ketua-ketua partai politik, Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten Kampar, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh Agama, organisasi profesi, Ormas, LSM, dan para tamu undangan lainnya.

Dikatakan Aprizal, dia siap membangun Kampar lebih baik lagi, asal masyarakat Kabupaten Kampar mau mendukungnya sepenuh hati. Sebelum acara silaturrahmi berakhir, dengan spontan empat organisasi profesi yakni, PWI Cabang Kampar, Forum Wartawan Kampar (FWK), Komisi Nasional Wartawan Indonesia (Komnas WI) dan Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kampar menyerahkan surat dukungannya, disusul LSM Rakyat Kampar Bersatu, Ikatan Keluarga Nias Kabupaten Kampar, Gabungan Wartawan orang Batak dan Lembaga Adat Kampar (LAK) juga menyatakan dukungannya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia(Kandidat Balon Walikota Pekanbaru), Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Ahmad Fikri, Sag dan kandidat Bakal Calon Bupati Kampar 2017-2022, Jawahir Mpd. (say)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Politik" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu