Bupati Bengkalis: Pesantren Berperan Penting Dalam Pendidikan Nasional

Dibaca: 39076 kali  Senin, 13 Februari 2017 | 12:05:09 WIB
Bupati Bengkalis: Pesantren Berperan Penting Dalam Pendidikan Nasional
Ket Foto : foto Hrc

DURI - riautribune : Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, keberadaan pesantren sangat berperan penting dalam sistem pendidikan nasional. Pesantren berfungsi sebagai pengembangan kemampuan dan membentuk watak serta perkembangan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

“Posisi dan keberadaan pesantren memiliki tempat istimewa sama setaranya dengan sistem pendidikan nasional. Pesantren berperan strategis untuk mengantar generasi muda Islam menjadi sosok yang kaya dengan ilmu pengetahuan baik itu bidang agama maupun umum, sehingga kelak menjadi generasi islam yang dapat dihandalkan dalam segala aspek kehidupan,” ujar Amril Mukminin saat membuka secara resmi acara peringatan seperempat abad milad Pondok Modern Al-jauhar, belum lama ini, di Halaman Pondok Moderen Al-Jauhar, Jalan Asrama Tribrata, Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.

Dikatakan, keputusan para santri dan santriwati untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren merupakan pilihan sangat tepat. Terlebih dalam pembelajaran, pondok pesantren tidak hanya berkutat dengan pelajaran agama, namun memadukannya dengan ilmu umum.

“Sebab tantangan arus global dan informasi memberikan dampak sangat besar bagi kehidupan manusia,” katanya.

Para santri sambung Amril, jangan hanya bisa tunduk dan pasrah pada situasi yang ada, tetapi harus bangkit bercita-cita tinggi. Berkomitmen tinggi, dan berwawasan luas, supaya tidak laksana buih dalam hempasan ombak. Sebab, kumpulan buih di tengah lautan luas, sangat rentan terpecah bila dipengaruhi gelombang besar.

“Apalagi di era globalisasi dan informasi sekarang ini merupakan tantangan tersendiri bagi santri yang menghadapi kemerosotan moral. untuk itu kepada para santri agar tetap memegang teguh nilai-nilai islami dalam melaksanakan pergaulan di masyarakat,” ujarnya lagi.

Hal senada juga disampaikan, ketua Pimpinan Pondok Modern Al-Jauhar, Ustadz Azwar, para santri harus tekun dan giat belajar. Karena santri yang ada di Pondok Modern ini maupun diluar sana merupakan generasi penerus bangsa.  “Pondok pesantren ini merupakan satu ujian untuk para santri. Dimana para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang berkualitas terutama pada akhlak dan prilakunya. Jadikan pesantren ini sebagai ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian,” ujarnya.

Azwar mengatakan, dalam rangka milad keseperempat abad ini, pondok modern telah melakukan berbagai kegiatan. Diantaranya, pelatihan seminar minat baca se Kecamatan Mandau dan Pinggir, menulis cerpen meet and great dengan penulis buku lima menara di Jakarta, pencak silat dan lain sebagainya.

Di akhir pembicaraanya, Azwar, menyampaikan bahwa dengan pembukaan milad keseperempat membuktikan bahwa keberadaan pondok modern sangat berperan penting. Diharapkan nantinya Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat sama-sama bergandeng bahu untuk memajukan pendidikan di pesantren ini.(hrc)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »