Dewan Pers: Verifikasi Media Massa Masih Berlangsung selama 2017

Dibaca: 35972 kali  Senin, 06 Februari 2017 | 10:16:57 WIB
Dewan Pers: Verifikasi Media Massa Masih Berlangsung selama 2017
Ket Foto : illustrasi Internet

PEKANBARU - riautribune : Dewan Pers telah melakukan verifikasi terhadap sejumlah media massa. Baru 74 perusahaan yang menaungi media massa terverifikasi oleh Dewan Pers. Jumlah ini masih akan bertambah karena Dewan Pers masih terus melakukan verifikasi ke pada perusahaan Pers yang terdaftar.

Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Nezar Patria mengatakan 74 Perusahaan Pers yang telah terverifikasi tidak menandakan bahwa hanya perusahaan inilah yang mendapatkan keabsahan dari Dewan Pers. Perusahaan ini merupakan perwakilan dari media massa yang ikut serta menandatangani Piagam Palembang untuk meratifikasi dan memperbaiki kinerja pers nasional.

"74 ini yang sudah menjalani verifikasi. Kalau yang terdaftar untuk diversifikasi ini banyak. Media cetak saja sepertinya bisa mencapai 400-600 perusahaan," kata Nezar sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, Minggu (5/2).

Menurut Nezar, media massa yang ada di Indonesia sangat banyak, baik yang berpusat di Jakarta maupun yang ada di masing-masing daerah, jumlahnya bisa ratusan. Namun, jumlah ini diprediksi belum mencakup semua media massa yang ada sekarang, karena masih banyak media-media yang belum mendaftarkan diri ke Dewan Pers.

Perusahaan Pers yang telah terverifikasi bisa mendapatkan banyak manfaat. Dewan Pers bisa memberikan bantuan hukum jika perusahan yang bersangkutan mendapatkan masalah atas pemberitaan.

Selain itu, verifikasi dari Dewan Pers akan memperlihatkan kepada narasumber baik Pemerintahan, Lembaga, atau masyarakat bahwa perusahaan tersebut terpercaya dan profesional dalam melakukan peliputan jurnalistik.

Meski belum semua terverifikasi, Nezar menyebut bahwa perusahaan pers ini belum tentu memberitakan hal yang salah. Mereka tetap bisa mendapatkan pemberitaan dari narasumber yang diinginkan.

"Tapi kan ini tergantung dari narasumbernya sendiri. Mereka bisa melihat apakah perusahaan (media massa) ini punya reputasi jurnalistik atau tidak," jelasnya.

Verifikasi ini akan dilakukan sepanjang 2017. Semua media yang terdaftar di Dewan Pers akan diversifikasi. Nezar meminta ke pada media yang belum terdaftar di Dewan Pers agar segera melakukan pendaftaran, sehingga bisa ikut diverifikasi.(ra)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.